Thomas Cup: Tiba Masa saat Prancis Bisa Buat Indonesia Waspada
Indonesia sendiri, berkat dua kemenangan di tangan, masih bisa lolos andai kalah dengan skor 2-3. Kondisi kalah 2-3 itu adalah seburuk-buruknya keadaan yang bisa diterima. Lebih dari itu, tak ada jalan bagi Indonesia untuk lolos ke perempat final dan berarti Indonesia mencatat sejarah buruk di Thomas Cup.
Untuk menghindari mimpi buruk tersebut, tak ada jalan lain selain menghadapinya secara langsung. Pasukan tunggal Indonesia memang kalah dari segi peringkat namun mereka juga punya kemampuan yang sepadan dengan lawan.
Bila Jonatan vs Christo Popov di laga pertama, Jonatan tertinggal 1-2 dalam rekor pertemuan. Namun Jonatan memenangkan laga terakhir di India Open.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alwi Farhan dan Alex Lanier sudah bersaing sejak junior karena mereka berasal dari generasi yang sama. Sejauh ini rekor pertemuan sama kuat, 2-2.
Bila Ginting yang diturunkan, Ginting juga punya rekor imbang 2-2 lawan Toma Junior Popov. Namun bisa pula Moh Zaki Ubadillah menyeruak dan masuk dalam komposisi pemain tunggal yang ditetapkan. Sosok Ubed ini yang bisa dihadirkan Indonesia sebagai kejutan, baik itu untuk posisi tunggal kedua ataupun tunggal ketiga.
Ubed bisa maju sebagai tunggal kedua dengan menempatkan Jonatan atau Alwi Farhan di posisi tunggal pertama, yang berarti Ginting akan jadi tunggal ketiga. Sedangkan Ubed akan jadi tunggal ketiga jika Jonatan dan Alwi Farhan kembali bermain di laga ini.
Sosok Ubed bisa jadi kejutan dalam penyusunan formasi tunggal Indonesia saat menghadapi Prancis. (Arsip PBSI) |
Sedangkan di nomor ganda, Indonesia bakal punya keunggulan. Popov bersaudara mungkin akan merepotkan tetapi tenaga mereka seharusnya sudah terkuras karena main lebih dulu di nomor tunggal.
Namun yang harus diperhatikan adalah 'faktor X' berupa mental laga beregu. Andai Prancis bisa merebut tiga laga di nomor tunggal, situasi di kedua tim bakal berbeda. Prancis akan semangat membara sedangkan ganda Indonesia bakal main dalam tekanan yang sangat kuat.
Karena itulah, Indonesia harus bisa seperti Thailand dalam hal melumpuhkan Prancis. Andai bisa merebut setidaknya dua angka dari nomor tunggal, Indonesia akan di atas angin dalam perburuan kemenangan.
Anthony Ginting punya waktu istirahat yang cukup karena tak bermain saat Indonesia mengalahkan Thailand. (Arsip PBSI) |
Kemenangan akan mengantar Indonesia bukan hanya sekadar lolos ke perempat final. Indonesia akan lolos sebagai juara grup dan berarti punya posisi ideal dalam drawing perempat final.
Prancis jelas telah membuat Indonesia waspada. Namun sisi positinya, kualitas Prancis saat ini, bisa jadi ujian bagi Indonesia yang menyimpan mimpi dan ambisi untuk jadi juara.
(rhr) Add
as a preferred source on Google
Sosok Ubed bisa jadi kejutan dalam penyusunan formasi tunggal Indonesia saat menghadapi Prancis. (Arsip PBSI)
Anthony Ginting punya waktu istirahat yang cukup karena tak bermain saat Indonesia mengalahkan Thailand. (Arsip PBSI)