Strategi '3 Tunggal Main Duluan' Sakti, Prancis ke Final Thomas Cup
Strategi Prancis yang menurunkan tiga pemain tunggal lebih dulu dan baru disusul dua ganda terbukti sakti dengan hasil melaju ke final Thomas Cup 2026.
Tidak ada yang bisa menghentikan langkah Prancis dengan memainkan strategi unik, 'tiga tunggal main duluan'.
Sebenarnya Prancis juga menggunakan strategi yang sama saat melawan Thailand pada laga pertama, namun hasilnya kalah 1-4.
Setelah itu skuad Negeri Mode itu bangkit dengan mengalahkan Aljazair, dan Indonesia di fase grup. Selanjutnya giliran Jepang yang rontok di perempat final. Tiga pemain tunggal Prancis menghentikan langkah Kodai Naraoka dan kawan-kawan.
'Korban' terakhir Prancis adalah India. Tiga pemain tunggal yang turun di awal tidak bisa dihentikan Ayush Shetty cs.
Dalam empat pertandingan itu, Prancis selalu menggunakan formasi tiga tunggal main terlebih dahulu.
Tiga pemain single Prancis yang turun biasanya dibuka dengan Christo Popov, kemudian disusul Alex Lanier, dan Toma Junior Popov sebagai penutup.
Susunan pemain agak berbeda ketika Prancis menghadapi Aljazair. Ketika itu Christo jadi tunggal pertama, dan Toma jadi tunggal kedua. Sementara Enogat Roy jadi tunggal ketiga.
Prancis menggunakan formasi tiga tunggal lebih dulu dan dua ganda menyusul lantaran keberadaan Christo dan Toma yang tampil rangkap, sebagai pemain tunggal dan ganda. Dengan kondisi seperti itu maka tiga tunggal akan selalu dimainkan lebih dulu.
Formasi tiga tunggal dimainkan di tiga laga pertama yang jadi strategi Prancis ini tidak akan bisa digagalkan oleh negara lawan mereka. Pasalnya, dari delapan opsi order of play tidak ada cara yang bisa menggagalkan negara lain untuk punya formasi yang bisa menghalau Prancis menerapkan strategi tiga tunggal dimainkan di awal.
Dalam aturan BWF, seorang pemain tidak diperkenankan main beruntun dalam ajang Thomas & Uber Cup. Selain itu, bila seseorang bermain rangkap di dua nomor, pemain itu harus bermain di nomor tunggal dulu baru kemudian main di ganda.
Dalam laga final, Prancis pun kemungkinan besar bakal kembali mengandalkan strategi '3 tunggal main duluan'. Pemain-pemain tunggal Prancis bakal mendapat tantangan serius dari China yang memiliki Shi Yu Qi, Li Shi Feng, Weng Hong Yang, dan Lu Guang Zu.
(nva/nva)