Kisah Raymond/Joaquin dan Lapangan 1 Istora di Indonesia Open
Raymond Indra/Nikolaus Joaquin berhasil mengalahkan Takuro Hoki/Yugo Kobayashi untuk lolos ke semifinal Indonesia Open 2026.
Kemenangan ini juga bermakna besar karena Raymond/Joaquin bisa menang di Lapangan 1 setelah lebih sering bermain di Lapangan 2 pada laga-laga sebelumnya.
Raymond/Joaquin bisa mengalahka Hoki/Kobayashi lewat duel sengit selama 1 jam 7 menit. Sempat kalah 16-21 di gim pertama, Raymond/Joaquin menang 24-22, 21-18 di dua gim berikutnya.
Kemenangan itu membuat Raymond/Joaquin bisa merebut kemenangan di Lapangan 1 Istora GBK. Sebelumnya, Raymond/Joaquin selalu bermain di Lapangan 2 pada dua laga awal di Indonesia Open 2026.
Raymond/Joaquin memang punya kisah dengan Lapangan 2 dan Lapangan 1 di Istora GBK. Mereka bisa lancar meraih kemenangan di tiap laga yang dimainkan di Lapangan 2 pada Indonesia Masters Januari lalu.
Namun begitu tampil di final Indonesia Masters 2026 yang dimainkan di Lapangan 1, Raymond/Joaquin antiklimaks.
Hal itulah yang berusaha dihindari oleh Raymond/Joaquin di laga lawan Hoki/Kobayashi. Meski sempat kalah di gim pertama dan kemudian tertinggal 12-16 di gim penentuan, Raymond/Joaquin bisa menutup laga dengan kemenangan.
"Baru hari ini ya kita bermain di lapangan satu. Dari Indonesia Masters kita juga baru sekali doang [main] di lapangan satu. Tapi tadi untungnya kita karena sudah ada pengalaman sebelumnya, kita sudah [pernah] kalah gara-gara main sekali langsung nge-blank gitu."
"Jadi kita enggak mau kejadian itu terulang lagi. Jadi tadi kita langsung cepat analisa ini anginnya ke mana, bagian titik silaunya ada di mana. Dan ya saya rasa kita hari ini cepat adaptasi di lapangannya, sih. Kita cepat menyesuaikan [arah] anginnya dan ya puji Tuhan bisa menang," kata Joaquin dalam sesi konferensi pers setelah pertandingan.
Setelah mengalahkan Hoki/Kobayashi, Raymoond/Joaquin kini sudah punya gambaran lebih jelas soal kondisi Lapangan 1.
Hal ini penting mengingat semifinal dan final Indonesia Open akan digelar di Lapangan 1. Dengan demikian, Raymond/Joaquin punya bekal lebih bagus untuk menghadapi laga semifinal.
Di babak semifinal Indonesia Open, Raymond/Joaquin akan bertemu wakil Indonesia lainnya, Sabar Karyaman/M. Reza Pahlevi. Rekor pertemuan kedua pasangan adalah 1-1.
Dengan terjadinya duel Raymond/Joaquin vs Sabar/Reza di babak semifinal, otomatis Indonesia sudah memastikan diri punya setidaknya satu wakil di final Indonesia Open.
(ptr/abs)