Apa Arti Selebrasi Tiup Seruling Kylian Mbappe di Piala Dunia?
Kylian Mbappe melakukan gaya selebrasi yang tidak biasa saat membuka keunggulan Prancis saat menghadapi Senegal di Piala Dunia 2026, Rabu (17/6) pagi WIB.
Penyerang milik Prancis itu memperagakan gerakan meniup seruling. Ini jadi menarik karena biasanya Mbappe punya selebrasi ikonik dengan pose melipat tangan. Lantas apa arti selebrasi tiup seruling Mbappe?
Prancis menyudahi perlawanan Senegal dengan kemenangan 3-1. Tiga gol Les Bleus dicetak oleh Mbappe dan Bradley Barcola. Sementara gol tunggal Senegal dikreasikan wonderkid 18 tahun, Ibrahim Mbaye.
Usai melayangkan gol pertama pada menit ke-66, Mbappe melakukan selebrasi tiup seruling tak jauh dari gawang Senegal. Ternyata, selebrasi ini bermula dari acara Mbappe bersama komedian asal Inggris, James Corden.
Pada acara tersebut, striker Real Madrid itu mengatakan pernah menekuni seruling saat masih belia. Sebab, orang tua Mbappe menyarankan sang anak agar mencoba banyak aktivitas sejak dini.
"Orang tua saya ingin saya melakukan banyak hal, menjelajahi banyak bidang untuk membuka pikiran saya. Saya melakukannya [bermain seruling] selama satu atau dua tahun, tetapi itu lucu," kata Mbappe dilansir dari One Football.
Saat bersama James Corden dalam podcast di dalam sebuah mobil, Mbappe coba memainkan seruling. Namun setelahnya eks penggawa Paris-Saint Germain (PSG) itu hanya tersenyum lantaran mengakui sudah kehilangan seluruh kemampuannya tentang alat musik tiup tersebut.
Sesaat kemudian, Mbappe ditantang untuk melakukan selebrasi tersebut jika mencetak gol pada laga perdana Piala Dunia 2026. Juara dunia 2018 itu pun langsung menerima tantangan Corden.
"Saya akan melakukannya untuk Anda di pertandingan pertama," ungkap Mbappe.
Akhirnya selebrasi tiup seluring terlaksana di Stadion New York, New Jersey usai Mbappe menerima umpan terukur dari Michael Olise yang berhasil dikonversi menjadi gol.
(afr/afr/rhr)