Mbappe vs Hakimi, Duel Dua Sahabat di Perempat Final Piala Dunia 2026

CNN Indonesia
Kamis, 09 Jul 2026 04:10 WIB
Soccer Football - Ligue 1 - Paris St Germain v RC Strasbourg - Parc des Princes, Paris, France - August 14, 2021  Paris St Germain's Kylian Mbappe celebrates scoring their second goal with Achraf Hakimi REUTERS/Sarah Meyssonnier
Laga Piala Dunia 2026 antara Prancis dan Maroko jadi ajang reuni Mbappe dan Hakimi. (REUTERS/Sarah Meyssonnier)
Jakarta, CNN Indonesia --

Perempat final Piala Dunia 2026 antara Prancis versus Maroko akan menjadi reuni emosional dua megabintang, Kylian Mbappe dan Achraf Hakimi.

Pertemuan antara Les Bleus dan Singa Atlas di fase gugur ini terjadi tepat 43 bulan setelah duel sengit mereka di semifinal Piala Dunia 2022 di Qatar. Kala itu, Prancis sukses menumbangkan Maroko sebelum akhirnya melaju ke partai puncak. 

Di luar rivalitas sengit antarnegara, hubungan Mbappe dan Hakimi dikenal sangat erat. Melansir laporan media Spanyol AS, persahabatan kedua pemain ini bermula saat masih sama-sama membela klub Prancis, Paris Saint-Germain (PSG).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hubungan mereka tak cuma sekadar profesionalisme di atas lapangan hijau. Mbappe bahkan tidak ragu untuk berulang kali memuji Hakimi di hadapan publik dan menyebutnya sebagai bek kanan terbaik di dunia.

Namun, di perempat final Piala Dunia 2026, jalinan persahabatan manis itu harus 'ditepikan' selama minimal 90 menit. Baik Mbappe maupun Hakimi kini memikul tanggung jawab besar sebagai pemimpin utama bagi negaranya masing-masing.

Statistik performa keduanya sepanjang turnamen ini menggambarkan betapa krusialnya peran mereka bagi tim. Hakimi tampil sebagai motor penggerak utama permainan Maroko dari lini belakang.

Hakimi tercatat sebagai penggawa Singa Atlas dengan jumlah operan terbanyak (385 umpan), umpan silang terbanyak ke kotak penalti (33), serta tembakan tepat sasaran terbanyak (13). Hakimi dinilai sebagai sosok omnipresen yang aktif bergerak di setiap lini permainan Maroko.

Sementara itu, Mbappe yang kini menyandang status sebagai penyerang Real Madrid, tampil sangat mematikan di lini serang Prancis.

Kapten Les Bleus ini mendominasi turnamen dengan koleksi tujuh gol, melepaskan 26 tembakan tepat sasaran, serta mencatatkan 271 jalur operan (lines of pass). Berbeda dengan Hakimi yang bergerak dinamis di seluruh penjuru lapangan, pergerakan Mbappe lebih fokus dan mematikan di zona pertahanan lawan.

Banner Gempita Bola 2026

Kekuatan Prancis di Piala Dunia edisi kali ini juga dinilai jauh lebih bervariasi. Pelatih Didier Deschamps kini tidak hanya bergantung pada magis Mbappe semata. Kehadiran nama-nama seperti Ousmane Dembele dan Michael Olise menjadi senjata baru Les Bleus yang terbukti sama-sama menentukan di lini depan.

Pertandingan perempat final ini diprediksi akan berjalan sangat sengit. Prancis membawa ambisi besar lewat daya gedor lini serang mereka yang kian tajam, sedangkan Maroko di bawah komando Hakimi siap kembali menciptakan kejutan besar demi mengulang dongeng magis mereka di panggung dunia.

[Gambas:Video CNN]

(tim/dal) Add as a preferred
source on Google