PIALA DUNIA 2026

Alasan Tuchel Ganti 2 Pemain Sebelum Kena Comeback Argentina

CNN Indonesia
Kamis, 16 Jul 2026 09:40 WIB
Soccer Football - International Friendly - England v Costa Rica - Inter&Co Stadium, Orlando, Florida, U.S. - June 10, 2026
England manager Thomas Tuchel IMAGN IMAGES via Reuters/Nathan Ray Seebeck
Pelatih Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Thomas Tuchel. (IMAGN IMAGES via Reuters/NATHAN RAY SEEBECK)
Jakarta, CNN Indonesia --

Manajer Timnas Inggris, Thomas Tuchel, secara terbuka mengaku bertanggung jawab atas kegagalan The Three Lions melaju ke final Piala Dunia 2026.

Tuchel juga berbicara soal keputusan taktiknya saat timnya sudah unggul 1-0 dan bermain terlalu pasif, sebelum dihukum dua gol balasan Argentina.

Tuchel memutuskan untuk menarik keluar Declan Rice dan Reece James tiga menit sebelum gol penyeimbang Enzo Fernández, untuk beralih ke formasi lima bek. Ia mengakui bahwa keputusannya memiliki andil dalam kejatuhan Inggris.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami memutuskan untuk beralih ke lima bek karena celah di lapangan terlalu terbuka," ujar Tuchel, seperti dilansir The Guardian, Kamis (16/7).

"Argentina bermain dengan lebih banyak risiko, lebih berirama, dan bermain dengan perasaan seolah-olah mereka tidak punya beban lagi, yang justru membebaskan mereka dan menekan kami mundur," lanjut pelatih asal Jerman ini.

"Saya tidak merasa bahwa pergantian pemain ofensif akan membantu," kata Tuchel. "Sebaliknya, kami tetap menggunakan formasi 4-4-2 tetapi menjadi pasif, kebobolan banyak peluang dan tidak mampu menguasai bola," imbuhnya.

Menurut Tuchel, anak-anak asuhannya saat unggul atas Argentina, tiba-tiba bermain dengan perasaan seperti banyak hal yang akan hilang jika kemenangan tak diraih.

"Tentu saja tanggung jawab ada pada pelatih, dan jika hasilnya tidak berjalan baik, sangat mudah untuk mengatakan bahwa itu adalah kesalahan," kata pelatih berusia 52 tahun ini.

Banner Gempita Bola 2026

Ketika disinggung apakah kecenderungan Inggris membuang keunggulan adalah masalah mentalitas atau 'kutukan', mantan pelatih Chelsea ini menolaknya dengan tegas.

"Saya tidak terlalu percaya pada hal semacam kutukan atau apa pun itu. Ini adalah situasi yang berulang di momen yang berbeda. Ini melibatkan pelatih yang berbeda, pemain yang berbeda, dan situasi yang berbeda," jelasnya.

Usai gagal ke final Piala Dunia 2026, Inggris akan berhadapan dengan Prancis dalam laga perebutan tempat ketiga yang berlangsung Minggu (19/7) dini hari WIB.

[Gambas:Video CNN]

(wiw/nva) Add as a preferred
source on Google