ANALISIS

Indonesia vs Vietnam: Ujian Mental Garuda

Askar Fatih | CNN Indonesia
Senin, 03 Agu 2026 08:05 WIB
Jakarta, CNN Indonesia --

Kualitas John Herdman di Timnas Indonesia sudah teruji dua kali lewat Kamboja dan Timor Leste. Rapor bagus sementara sudah dalam genggaman. Kini ujian sesungguhnya segera datang: Vietnam menantang dengan status juara bertahan.

Timnas Indonesia menjamu Vietnam dalam lanjutan Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (3/8) malam. Laga ini jadi ajang adu nyali, penuh tensi, dan sarat emosi.

Hasil laga ini berperan besar untuk menentukan siapa yang lebih dulu mengunci langkah menuju semifinal. Tak pelak, kemenangan jadi syarat mutlak yang wajib dipenuhi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di atas kertas, Indonesia unggul modal. Dua kemenangan atas Kamboja (5-1) dan Timor Leste (3-0) membawa Garuda ke posisi kedua klasemen dengan enam poin.

Vietnam sedikit oleng. Juara bertahan itu belum terkalahkan, tetapi baru mengoleksi empat poin usai membantai Timor Leste 7-0 lalu ditahan imbang tanpa gol oleh Singapura.

Singapura sendiri untuk sementara memuncaki klasemen dengan tujuh poin dari tiga laga. Posisi itu membuat baik Indonesia maupun Vietnam sama-sama tak punya ruang untuk tersandung.

Rekor pertemuan kedua tim juga berbicara. Sejak 1991, Indonesia dan Vietnam sudah 31 kali berjumpa. Merah Putih sedikit mendominasi. Garuda menang 11 kali, Vietnam 9 kali, dan 11 laga berakhir seri.

Dalam lima pertemuan terakhir, Indonesia pun lebih unggul dengan tiga kemenangan berbanding dua kekalahan. Sialnya, dua kekalahan Indonesia terjadi di Piala AFF.

Kendati begitu, Pakansari punya cerita manis tersendiri. Pada semifinal Piala AFF 2016, gol Hansamu Yama dan Boaz Solossa membawa Indonesia menang 2-1, sebelum memastikan tiket final lewat hasil imbang 2-2 di Hanoi.

Modal itu diperkuat catatan lebih segar. Pada Kualifikasi Piala Dunia 2026, Indonesia sukses membungkam Vietnam 3-0 di Stadion My Dinh, Hanoi, lewat gol Jay Idzes, Ragnar Oratmangoen, dan Ramadhan Sananta.

Kemenangan itu istimewa. Itu jadi kemenangan tandang pertama Indonesia di markas Vietnam sejak 2004.

Meski begitu, John Herdman tak mau jemawa. Sejak awal turnamen, pelatih asal Inggris itu berulang kali menyebut Vietnam sebagai lawan terberat sekaligus favorit juara Grup A.

Namun yang jadi sorotan jelang laga bukan cuma soal taktik dan rekor di atas kertas, melainkan sesuatu yang lebih personal dan fisik. Vietnam terkenal keras. Sering menyulut emosi. Maka dari itu mental armada Herdman kini dipertaruhkan.

Baca kelanjutan berita ini di halaman berikutnya>>>

Indonesia Mencari Jalan Juara BACA HALAMAN BERIKUTNYA

HALAMAN:
1 2