Pelawan Infantino Mulai Wacanakan Kompetisi Tandingan Piala Dunia
Anggota FIFA yang meminta Gianni Infantino mundur dari kursi presiden mulai mewacanakan pembentukan kompetisi tandingan Piala Dunia.
Rencana membentuk breakaway league atau kompetisi tandingan ini diungkap media asal Inggris, The Telegraph. Disebutkan bahwa wacana kompetisi tandingan telah mengemuka.
Sebelumnya UEFA, AFC, dan CONCACAF menyatakan akan memboikot agenda-agenda FIFA, termasuk Piala Dunia, jika Infantino tidak mundur. Hingga kini ancaman ini belum dicabut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Diskusi tentang sifat kompetisi alternatif apa pun masih dalam tahap awal, tetapi ada pandangan bahwa tidak ada yang boleh dikesampingkan," tulis The Telegraph.
Saat ini Infantino didampingi delapan wakil presiden. Disebutkan bahwa tiga dari delapan wakil tersebut mulai melakukan pembicaraan untuk membentuk kompetisi tandingan.
Disinyalir tiga wakil presiden yang dimaksud adalah Aleksander Caferin, Salman bin Ebrahim Al Khalifa, dan Vittorio Montagliani. Ketiganya adalah Presiden UEFA, AFC, dan CONCACAF.
Pada Senin (10/8), ketiga konfederasi membuat pernyataan bersama, yang sekali lagi, meminta dengan baik-baik agar Infantino mundur dari jabatan Presiden FIFA.
Aksi Infantino yang secara sepihak mengajukan proposal penjualan sebagian saham Piala Dunia lewat FIFA Forward Enterprise dianggap terlewat batas. Infantino tidak bisa lagi dipercaya.
Mulai terungkap pula dugaan Infantino membayar selingkuhannya di UEFA saat masih menjadi Sekretaris Jenderal UEFA, agar keluar dari organisasi untuk memuluskan kariernya.
(abs/jun)