Kepala Wasit UEFA: Sepak Bola Bukan PlayStation, VAR Diperketat

CNN Indonesia
Selasa, 11 Agu 2026 11:30 WIB
Seorang wasit sedang meninjau VAR. (REUTERS/Pilar Olivares)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kepala Wasit UEFA Roberto Rosetti menegaskan bahwa penggunaan Video Assistant Referee (VAR) harus lebih bijaksana dan tidak terlalu sering mengintervensi jalannya pertandingan. Sebab, menurutnya ini pertandingan sepak bola bukan PlayStation.

Rosetti menyampaikan hal tersebut setelah bertemu dengan sejumlah kepala wasit dari liga-liga top Eropa. Pertemuan itu melibatkan perwakilan dari Inggris, Spanyol, Jerman, Prancis, dan Italia untuk membahas bagaimana VAR bisa digunakan dengan pendekatan yang lebih seragam.

Menurut Rosetti, saat ini masih banyak pihak yang belum puas dengan pengaruh VAR terhadap pertandingan sepak bola.

"Kami menyadari bahwa di mana-mana sekarang tidak ada kepuasan tentang bagaimana VAR memengaruhi sepak bola," kata Rosetti di AOL.

Ia menilai ada sejumlah tinjauan VAR yang justru terlalu fokus pada hal-hal kecil sehingga mengganggu pertandingan. Karena itu, konteks sebuah kejadian harus tetap menjadi pertimbangan utama.

"Jadi, kami ingin menghindari situasi yang terlalu kecil. Konteks sangat penting. Ini sepak bola, bukan PlayStation. Kita harus sangat, sangat berhati-hati," ujar Rosetti.

Rosetti juga menegaskan bahwa wasit di lapangan harus tetap menjadi pengendali utama pertandingan. VAR hanya seharusnya membantu ketika terjadi kesalahan yang jelas.

"Wasit harus memimpin pertandingan. Itu hal penting dalam sepak bola, untuk situasi yang jelas dan kesalahan yang jelas," kata Rosetti.

Untuk memperjelas penggunaan VAR, UEFA juga meluncurkan portal bernama Clear Line. Portal tersebut dibuat untuk memberikan penjelasan kepada penggemar mengenai kapan VAR harus melakukan intervensi dan kapan sebaiknya tidak ikut campur.

Dalam prosedur yang dibahas, wasit akan melihat beberapa tahapan gambar saat meninjau insiden, mulai dari titik kontak, gerakan lambat, hingga rekaman dengan kecepatan penuh.

Langkah ini diharapkan membuat penggunaan VAR lebih konsisten sekaligus menjaga pertandingan tetap mengalir dan tidak terlalu sering terhenti.

[Gambas:Video CNN]

(rhr/rhr/jun)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK