Apakah Gianni Infantino bakal Lengser dari Kursi Presiden FIFA?
Gianni Infantino mendapat perlawanan keras dari anggota-anggota asosiasi dan konfederasi, namun apakah Presiden FIFA itu akan lengser?
Infantino menuai resistensi dari banyak anggota asosiasi dan konfederasi setelah mengemukakan proposal penjualan saham Piala Dunia.
Mantan Sekretaris Jenderal UEFA itu sudah menegaskan bakal membatalkan rencana penjualan hak komersial Piala Dunia kepada pihak swasta, namun justru tekanan kepada dirinya malah bertambah kencang.
Masa depan Infantino sebagai orang nomor satu di induk organisasi sepak bola dunia itu akan ditentukan oleh anggota-anggota FIFA.
Periode kepemimpinan Infantino bakal berakhir pada 17 Maret 2027 bertepatan dengan Kongres FIFA, namun bisa saja ada pemilihan darurat dalam Kongres Luar Biasa (KLB).
KLB hanya dapat diadakan jika Dewan FIFA, yang beranggotakan 37 orang, mengeluarkan permintaan tertulis agar kongres tersebut diadakan. Cara lain mewujudkan KLB adalah jika 20 persen dari 211 negara atau 43 negara anggota mengeluarkan permintaan menggelar KLB.
Jika tidak ada KLB, maka penentuan pemilihan pemimpin akan berlangsung pada Kongres FIFA 17 Maret 2027 di Maroko.
Menurut aturan FIFA, seseorang berhak menjadi pemimpin menjabat selama tiga periode berturut-turut dan tidak lebih. Infantino sudah terpilih dua kali berturut-turut pada 2019 dan 2023. Ketika itu Infantino hanya menjadi calon tunggal.
Infantino sebenarnya sudah memimpin FIFA pada 2016 setelah menggantikan Sepp Blatter di tengah skandal korupsi FIFA,namun periode tersebut tidak dianggap sebagai masa jabatan presiden yang lengkap.
Apabila ada yang ingin mencalonkan diri sebagai presiden, maka harus mendapat dukungan setidaknya dari lima anggota.
Dalam pemungutan suara, jika hanya ada dua calon, pemenang akan ditentukan jika sudah mendapatkan 50 persen dari 211 suara negara anggota.
Jika ada lebih dari dua calon, akan diadakan pemilihan dalam beberapa putaran untuk mengurangi jumlah calon menjadi dua kandidat saja pada putaran final.
(nva/ptr)