Kejuaraan Dunia BWF: Prancis Raih Hasil Lebih Baik Dibanding Indonesia
Prancis dipastikan mencatat hasil lebih baik dibanding Indonesia di Kejuaraan Dunia Badminton 2026 seiring hasil yang terjadi di semifinal, Sabtu (22/8).
Satu-satunya wakil Indonesia yaitu Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah tidak mampu meraih tiket ke babak final. Amri/Nita kalah dramatis dari unggulan pertama Feng Yanzhe/Huang Dongping dengan skor 22-20, 14-21, 20-22.
Alhasil, Indonesia mengantongi satu medali perunggu di Kejuaraan Dunia 2026. Catatan ini sama halnya dengan torehan tahun lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil itu sudah memastikan Indonesia mencatat hasil lebih buruk dibanding Prancis di Kejuaraan Dunia 2026. Situasi itu makin disempurnakan oleh dua wakil Prancis yang bermain di semifinal yaitu Thom Gicquel/Delphine Delrue di nomor ganda campuran dan Alex Lanier di nomor tunggal putra.
Gicquel/Delrue bisa lolos ke babak final ganda campuran usai mengalahkan unggulan kedua Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin. Meski sempat kalah 19-21 di gim pertama, Gicquel/Delrue menang 21-13, 21-11 di dua gim berikutnya.
Keberhasilan Gicquel/Delrue disusul oleh Lanier. Lanier yang jadi unggulan kesembilan bisa lolos ke babak final setelah mengalahkan unggulan ketujuh Victor Lai. Setelah kalah 16-21 di gim pertama, Lanier menang 21-13, 21-14 di dua gim berikutnya.
Keberhasilan dua wakil lolos ke final membuat Prancis setidaknya sudah mengamankan dua medali perak di tangan. Situasi itu bahkan bisa jadi raihan dua medali emas di tangan andai Gicquel/Delrue dan Lanier bisa mengalahkan lawan di partai final.
Gicquel/Delrue akan menghadapi Feng/Huang sedangkan Lanier bakal bertemu Kodai Naraoka di partai final.
(ptr)