LIGA CHAMPIONS

Napoli vs Arsenal: Gunners Nyaris Tanpa Cela, Partenopei Bisa Apa?

Askar Fatih | CNN Indonesia
Rabu, 09 Sep 2026 09:05 WIB
Soccer Football - Premier League - Arsenal v Chelsea - Emirates Stadium, London, Britain - September 6, 2026Arsenal's Declan Rice and Martin Odegaard celebrate after the match REUTERS/Tony O Brien
Arsenal langsung mencapai performa terbaik di awal musim. (REUTERS/Tony O Brien)
Jakarta, CNN Indonesia --

Rasanya tak berlebihan jika melabeli Arsenal sebagai tim paling dominan di awal musim 2026/2027. The Gunners masih impresif sejak melibas Manchester City di Community Shield hingga menghajar Chelsea baru-baru ini. Bagaimana Napoli menghadapi Arsenal pada matchday pertama Liga Champions?

Menatap Liga Champions, Arsenal akan jumpa Napoli dalam matchday pertama fase liga, Kamis (10/9) dini hari WIB. Pertanyaannya, sejauh mana wakil Italia ini bisa mengadang laju Meriam London yang nyaris tanpa cela?

Jika membandingkannya dengan raksasa Eropa lain seperti Barcelona atau Bayern Munchen, grafik Arsenal jauh lebih valid. Blaugrana dan Die Roten memang mengamuk di liga domestik, namun jadwal mereka sejauh ini relatif ramah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara pasukan Mikel Arteta sudah melewati ujian bertensi tinggi lawan rival papan atas. Mereka terbukti matang secara taktik sekaligus tangguh secara mental.

Kondisi ini berbanding terbalik dengan situasi di kubu tuan rumah. Napoli mengawali laju di Serie A dengan langkah gontai.

Dari tiga laga awal, anak asuh Massimiliano Allegri baru mengemas satu kemenangan lawan Genoa dan menelan dua kekalahan dari Inter Milan dan Como. Catatan itu jelas memicu alarm bahaya di internal Partenopei.

Pertahanan Napoli yang diharapkan kukuh di bawah komando Allegri, kini justru mendadak longgar. Pendekatan pragmatis sang pelatih belum mampu memberikan rasa aman di lini belakang.

Situasi ini bisa menjadi santapan empuk bagi lini serang Arsenal yang sedang gacor-gacornya. Arteta punya kedalaman skuad yang siap membongkar skema bertahan rapat ala klub-klub Italia.

Atmosfer Stadion Diego Armando Maradona jelas bakal bergemuruh memberikan tekanan. Gemuruh puluhan ribu Neapolitan kerap meruntuhkan mental tim-tim tamu yang datang ke Naples.

Namun sorak-sorai suporter tak akan otomatis menyelesaikan masalah di atas lapangan. Tanpa perbaikan kualitas bertahan, riuh stadion justru bisa berbalik jadi siulan cemooh bagi tim tuan rumah.

AC Milan's Italian coach Massimiliano Allegri is pictured before the Italian Serie A football match between Hellas Verona and AC Milan at the  Marcantonio Bentegodi stadium in Verona, on April 19, 2026. (Photo by PIERO CRUCIATTI / AFP)Max Allegri belum mampu menarik keluar kemampuan terbaik Napoli. (AFP/PIERO CRUCIATTI)

Arteta tahu betul celah yang sedang menganga di lini belakang Napoli. Pelatih asal Spanyol itu diyakini bakal menginstruksikan anak asuhnya untuk langsung mengurung sejak menit awal.

Kekuatan bola mati Arsenal juga bakal menjadi ancaman mematikan berikutnya. Skema set-piece racikan Nicolas Jover sejauh ini menjadi senjata paling sulit diantisipasi lawan-lawan di Inggris.

Allegri kini berada di posisi yang amat terjepit. Ia dituntut memutar otak ekstra keras agar taktik pragmatisnya tak menjadi pakan empuk bagi keganasan armada London Utara.

Baca lanjutan berita ini di halaman berikut >>>

Jakarta, CNN Indonesia --

Rasanya tak berlebihan jika melabeli Arsenal sebagai tim paling dominan di awal musim 2026/2027. The Gunners masih impresif sejak melibas Manchester City di Community Shield hingga menghajar Chelsea baru-baru ini. Bagaimana Napoli menghadapi Arsenal pada matchday pertama Liga Champions?

Menatap Liga Champions, Arsenal akan jumpa Napoli dalam matchday pertama fase liga, Kamis (10/9) dini hari WIB. Pertanyaannya, sejauh mana wakil Italia ini bisa mengadang laju Meriam London yang nyaris tanpa cela?

Jika membandingkannya dengan raksasa Eropa lain seperti Barcelona atau Bayern Munchen, grafik Arsenal jauh lebih valid. Blaugrana dan Die Roten memang mengamuk di liga domestik, namun jadwal mereka sejauh ini relatif ramah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara pasukan Mikel Arteta sudah melewati ujian bertensi tinggi lawan rival papan atas. Mereka terbukti matang secara taktik sekaligus tangguh secara mental.

Kondisi ini berbanding terbalik dengan situasi di kubu tuan rumah. Napoli mengawali laju di Serie A dengan langkah gontai.

Dari tiga laga awal, anak asuh Massimiliano Allegri baru mengemas satu kemenangan lawan Genoa dan menelan dua kekalahan dari Inter Milan dan Como. Catatan itu jelas memicu alarm bahaya di internal Partenopei.

Pertahanan Napoli yang diharapkan kukuh di bawah komando Allegri, kini justru mendadak longgar. Pendekatan pragmatis sang pelatih belum mampu memberikan rasa aman di lini belakang.

Situasi ini bisa menjadi santapan empuk bagi lini serang Arsenal yang sedang gacor-gacornya. Arteta punya kedalaman skuad yang siap membongkar skema bertahan rapat ala klub-klub Italia.

Atmosfer Stadion Diego Armando Maradona jelas bakal bergemuruh memberikan tekanan. Gemuruh puluhan ribu Neapolitan kerap meruntuhkan mental tim-tim tamu yang datang ke Naples.

Namun sorak-sorai suporter tak akan otomatis menyelesaikan masalah di atas lapangan. Tanpa perbaikan kualitas bertahan, riuh stadion justru bisa berbalik jadi siulan cemooh bagi tim tuan rumah.

AC Milan's Italian coach Massimiliano Allegri is pictured before the Italian Serie A football match between Hellas Verona and AC Milan at the  Marcantonio Bentegodi stadium in Verona, on April 19, 2026. (Photo by PIERO CRUCIATTI / AFP)Max Allegri belum mampu menarik keluar kemampuan terbaik Napoli. (AFP/PIERO CRUCIATTI)

Arteta tahu betul celah yang sedang menganga di lini belakang Napoli. Pelatih asal Spanyol itu diyakini bakal menginstruksikan anak asuhnya untuk langsung mengurung sejak menit awal.

Kekuatan bola mati Arsenal juga bakal menjadi ancaman mematikan berikutnya. Skema set-piece racikan Nicolas Jover sejauh ini menjadi senjata paling sulit diantisipasi lawan-lawan di Inggris.

Allegri kini berada di posisi yang amat terjepit. Ia dituntut memutar otak ekstra keras agar taktik pragmatisnya tak menjadi pakan empuk bagi keganasan armada London Utara.

Baca lanjutan berita ini di halaman berikut >>>

Adu Kematangan Taktik Allegri vs Arteta BACA HALAMAN BERIKUTNYA

HALAMAN:
1 2