Susy Susanti Nilai Dominasi An Se Young Tak Luntur di Sistem 3X15 Poin

CNN Indonesia
Selasa, 20 Okt 2026 18:20 WIB
Susy Susanti menilai dominasi An Se Young tak akan langsung luntur begitu sistem poin berubah jadi 3x15. (AFP/YUICHI YAMAZAKI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Legenda badminton Indonesia, Susy Susanti menilai dominasi An Se Young di tunggal putri tidak akan langsung runtuh seiring perubahan poin menjadi 3X15 pada tahun depan.

An Se Young saat ini begitu dominan di nomor tunggal putri. Ia hanya satu kali kalah sepanjang 2026 dan memenangkan tiga gelar besar yaitu juara Asia, juara dunia, dan juara Asian Games.

Musim depan, format poin di badminton akan berubah menjadi 3x15. Perubahan poin itu dinilai Susy Susanti justru menguntungkan An Se Young dari segi usia karena peluang karier dan dominasinya kini menjadi lebih panjang.

"Saya rasa, seiring bertambahnya usia, kekuatan dan kondisi fisik seorang atlet tentu harus mendapatkan perhatian lebih. Atlet yang lebih muda biasanya memiliki keunggulan dari segi usia, kekuatan, dan kecepatan. Namun, kematangan seorang atlet juga menentukan. Kita bisa melihat Chou Tien-chen, yang usianya sudah mendekati 40 tahun, tetapi masih mampu bertahan dan bersaing."

"Artinya, kematangan seorang atlet juga berperan dalam memperpanjang kariernya. Apalagi, dengan sistem poin yang sekarang lebih pendek, pertandingan bisa menjadi lebih ringan dari segi durasi. Itu bisa menjadi salah satu faktor yang memungkinkan atlet bertahan lebih lama," tutur Susy Susanti.

Perubahan sistem dari 3x21 ke 3x15 ini tidak sebesar perubahan poin di masa lalu. Saat itu perubahan terjadi dari sistem dengan pindah bola menjadi sistem rally point sehingga ada adaptasi besar yang diperlukan. Kali ini, perubahan hanya akan membuat laga menjadi lebih pendek dan konsentrasi serta fokus yang dituntut lebih tinggi.

[Gambas:Video CNN]

Susy menilai saat ini An Se Young sudah mencapai tahap matang dalam permainan di lapangan. An Se Young tidak menelan kekalahan yang sifatnya kejutan.

"Ketika kita sudah mencapai tahap permainan yang matang, bisa menikmati pertandingan, dan tahu bagaimana menghadapi setiap lawan, kita juga tahu apa yang harus dilakukan di lapangan. Kita tidak boleh kalah sebelum bertanding. Setidaknya, kita harus bisa mencapai semifinal. Begitu biasanya."

"Setelah itu, tinggal bagaimana kita menjaga fokus, konsentrasi, dan kondisi fisik. Kondisi tubuh harus tetap dijaga. Jadi, tantangan terbesarnya adalah mengalahkan diri sendiri. Kita harus mempertahankan fokus, konsistensi, dan konsentrasi ketika bertanding," ujar Susy.

Sistem poin 15 diyakini Susy akan membuat masa edar aktif lebih lama dibandingkan era dirinya. Saat ini sudah terbukti sejumlah pemain putri bisa main hingga usia lewat dari 30 tahun sedangkan pebulutangkis putra bisa menyentuh angka 40 tahun.

(pt/nva)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK