Pengurangan pajak dianggap akan mendorong prinsipal mobil berlomba-lomba memproduksi dan berdampak kepada penambahan volume ekspor. Sebagai bahan perbandingan, Thailand mampu mengekspor 800 ribu unit per tahun, sedangkan jumlah ekspor Indonesia hanya 200-300 ribu unit saja.
"Kalau sekarang target 1,05 juta unit, lima-enam tahun kedepan bisa dua juta unit. Dengan 200-300 unit tahun ini untuk ekspor bayangkan banyak prinsipal berlomba-lomba buat mobil," kata Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016, kemarin (19/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejauh ini Gaikindo terus melakukan lobi kepada Kementerian Perindustrian untuk menekan PPnBM sedan di angka 10 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Kemenperin memberi syarat adanya pertambahan penanaman modal asing dan lapangan serta menyarankan Gaikindo untuk membuat kajian.
"Kami menyarankan membuat kajian dan simulasi. Kalau sedan kecil diproduksi akan memproduksi berapa, menambah investasi berapa, akan menambah lapangan kerja berapa banyak?" Kata Putu.