Namun ada perubahan jalur pendingin udara. Di 718 S ini, Porsche mendesain ulang dengan dengan empat keluaran pendingin udara, dua di tengah dan satu masing-masing di kiri-kanan dengan jam yang benamkan di dashboard di tengah-tengah jalur AC.
Akses masuk cukup merepotkan karena memang 718 S ini memiliki ground base yang rendah, namun saat sudah berada di belakang kemudi, kesan lega terasa. Bahkan pengaturan setir, tempat duduk bisa disesuaikan secara elektronik dan disimpan dalam set memori yang ada di pintu sebelah kanan sopir. Alhasil, dengan ruang yang cukup lega untuk kelas roadseter, mengendarai 718 membuat CNNIndonesia.com tidak terlalu lelah, meski menjajal kendaraan ini nyaris dua jam di kawasan BSD, Tangerang Selatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Soal hiburan, 718 S membenamkan layar 7 inci yang terintegrasi dengan IOS Apple Carplay. Tak hanya itu, adnaya unit Porsche Communication Managemen (PCM) disematkan untuk mempermudah melakukan panggilan telepon, audio interface juga Sound Package Plus dengan tenaga 110 watt dari Bose, mampu membuat Anda mendengarkan musik sekencang-kencangnya tanpa terdengar dari luar meski atap 718 S merupakan convertible top.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagian tengah dari paket Chrono Sport ini memiliki tombol Sport Respons Button untuk memberikan tarikan sesaat bagi anda yang ingin berakselerasi atau menyalip mobil dan membuat transmisi menjadi lebih tanggap.