Yang pertama adalah EP9, sebuah mobil listrik kategori supercar dengan muatan kabin hanya dua orang, memiliki putaran roda sebesar 1,324hp, dan kabarnya akan dijual dengan harga US$ 1,2 juta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir dari Autonews, NextEV juga mengklaim bahwa EP9 memiliki kecepatan tertinggi 194mph dan dapat berakselerasi dari 0 hingga 60mph dalam 2,7 detik, sehingga mobil ini benar-benar masuk kedalam kategori mobil listrik tercepat di dunia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mobil ini akan bersaing dengan Audi dan BMW, tetapi sebanding dengan harga pasaran Toyota. Rencananya penjualan di luar Amerika Serikat akan dimulai pada akhir 2018 atau awal 2019," terang Jack Cheng selaku pendiri NextEV.
NextEV adalah ide dari William Li, berencana membuat sejumlah kekayaannya melalui sebuah portal online, yang menyediakan harga up-to-date untuk dealer mobil di China.
Tak hanya itu, Li juga merencanakan keberhasilan NIO dengan memberikan layanan ke pelanggan dengan baik, sesuatu yang gagal dilakukan oleh Tesla di China.
(tat/tyo)