Jalur-jalur panjang dan tidak biasa, hanya dipadati oleh kendaraan-kendaraan biasa dan tentunya dilengkapi dengan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP). Ada berbagai alasan si pemilik meletakan mobil mewahnya di rumah, selain pastinya dicap boros bahan bakar.
Jika ada meski berstatus premium, mobil kelas atas ternyata juga wajib melakukan pengecekan terlebih dahulu secara keseluruhan. Sama seperti mobil menengah pada umumnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:GLA 200 AMG, SUV Kompak Terbaru Mercy |
Misalnya, ia menjelaskan, pemudik pengguna mobil premium juga harus melihat kondisi kaki pada kendaraannya, khususnya ban. Kemudian, kualitas oli mesin hingga sistem pengereman, mengingat dalam perjalaman jauh tidak sedikit yang ingin memacu kendaraannya lebih cepat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kurniadi menjelaskan, pada dasarnya tidak ada perlakuan khusus untuk menggeber mobil premium saat mudik perjalanan jauh. Semua dilakukan, sebagai upaya pencegahan untuk tidak terjadi masalah selama perjalanan.
"Tidak ada perlakuan istimewa, semua perlakuakn sama. Itu tindakan supaya tidak terjadi apa-apa ke depan, cuma kalau perlakuan khusus tidak ada," katanya.
Sementara, Deputi Direktur Sales Operasional dan Produk Manajemen MBDI Karyanto Hardjosoemarto, mengatakan bahwa pemudik menggunakan kendaraan keluaran Mercedes di Indonesia tidak sedikit jumlahnya.
Namun, ia mengaku belum mengetahui tipe apa dari pabrikan asal Jerman ini yang biasa dipakai untuk mudik dari kendaraan pribadi. Dirinya hanya mengklaim, keluaran Mercedes selain memberi kenyamanan juga irit bahan bakar.
"(Pasti) irit dong pakai Mercedes. (Jika macet) penumpang tetap nyaman, tapi sama kaya kendaraan lain, kalau macet ya habis bensinnya," ujar Karyanto. (pit)