Rencana ini guna meningkatkan daya saing Hyundai di pasar otomotif Indonesia seiring dengan permintaan mobil-mobil berkualitas asal Korea Selatan.
Presiden PT HMI Mukiat Sutikno yang dimintai keterangan enggan berkomentar lebih jauh terkait rencana tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekarang ini kan baru H-1 yang untuk pasar ekspor dan domestik,” ujarnya.
Lihat juga:Fiat Mulai Jajaki Kemitraan dengan Hyundai |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bangun pabrik produksi di Indonesia
Rencana Hyundai Motor Co mendirikan pabrik di Indonesia belum dapat dipastikan dengan alasan belum mendapat informasi secara detail dari prinsipal Hyundai. Namun cukup ramai diberitakan adalah divisi kendaraan niaga Hyundai yang akan mendirikan pabrik di dalam negeri.
"Saya belum bisa menceritakan itu. Karena belum ada pembicaraan detail. Diskusi memang sering, tapi belum ada detail pembicaraan mengenai pabrik,” sebut Mukiat.
Selain Indonesia, Vietnam dan Thailand dikabarkan akan menjadi pusat produksi mobil-mobil Hyundai untuk dipasok ke sejumlah negara potensial di Asia Tenggara.
Dikabarkan juga, bahwa Hyundai akan memulai produksi kendaraan pada paruh kedua 2018. Pabrik itu akan memiliki berkapasitas produksi 1.000 unit untuk model seperti Hyundai H-1, Hyundai i20 dan lainnya. (mik)