Bagi pabrikan otomotif, pasar fleet merupakan ladang subur, sebab tiap pabrikan dapat menerima pesanan mobil sekali banyak dari perusahaan swasta dan instansi pemerintah.
Head of Public Relations and CSR Departement Mitsubishi Motor Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) Intan Vidiasari mengatakan jika potensi Xpander masuk ke pasar fleet cukup besar, namun sampai saat ini pihakya masih berfokus memenuhi konsumen retail dalam negeri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Nissan dalam Bayang-bayang Wuling |
Dikatakan Intan bahwa pihaknya tengah menyiapkan strategi untuk kebutuhan fleet. Namun Intan masih belum mau buka mulut terkait kapan pabrikan berlogo tiga berlian itu mulai berkontribusi ke fleet dengan Xpander.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Posisi Xpander di pasar dalam negeri memang dapat diperhitungkan. Kurun waktu enam bulan saja, mobil ini sudah menggeser rivalnya di segman low MPV yaitu Toyota Avanza menyoal penjualannya.
Untuk memperpendek jarak inden, produksi Xpander di pabrik Mitsubishi Cikarang, Jawa Barat sudah ditingkatkan menjadi 7.000 dari semula 5.000 unit per bulan. (mik)