Manufaktur otomotif asal Negeri Tirai Bambu tersebut setidaknya membantu menghantarkan penjualan wholesales mobil nasional hingga menyentuh 394.421 unit, atau naik 5,6 persen ketimbang periode sama 2017 sebanyak 373.348 unit.
Merek otomotif asal China mulai kembali merangsek ke Indonesia sejak akhir 2017, diawali Wuling dengan meluncurkan Confero pesaing Avanza dan Xenia serta Xpander. Setelah itu Wuling meluncurkan Cortez di awal 2018.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Nissan dalam Bayang-bayang Wuling |
Strategi ini dilakukan demi menawarkan harga terbaik bagi calon konsumennya. Itu belum termasuk sejumlah fitur yang diakui sangat fungsional dan tak kalah dari mobil-mobil Korea dan Jepang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan data terbaru Gaikindo, mobil penumpang Wuling berhasil terdistribusi sebanyak 5.216 unit sepanjang 2018, Nissan (4.456 unit), Lexus (573 unit), Mazda (1.791 unit), Hyundai (416 unit), Kia (122 unit). Sementara Sokon baru menggelontorkan 255 unit, itu pun belum serius bermain di segmen kendaraan komersial.
Lihat juga:Sokon Glory 580, 'Kuda Jingkrak' dari Banten |
Datsun yang tidak membenahi diri di Tanah Air dipastikan akan membiarkan Wuling menyalip penjualannya. (mik)