Pada 2009 Ghosn diangkat menjadi Chairman dan CEO Renault. Pada 19 November lalu bos aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi itu ditangkap otoritas Jepang dalam kapasitasnya sebagai Chairman Nissan.
Ghosn ditangkap karena dituduh melanggar aturan di Jepang soal laporan pendapatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kompensasi sebagai chairman dan CEO Renault Renault dan kondisi di dalam kompensasi itu telah disetujui memenuhi hukum yang berlaku," ucap Renault setelah rapat dewan direksi pada Kamis (13/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Ghosn Terancam Tetap di Penjara Saat Natal |
Ghosn sudah ditahan selama tiga pekan sejak ditangkap pada 19 November karena dakwaan kurang melaporkan pendapatannya sebesar US$44 juta (Rp637 miliar) antara 2010 - 2015. Kemudian penahanannya ditambah 10 hari karena dakwaaan kedua yakni kurang melaporkan pendapatan sebesar US$38 juta (Rp550 miliar) antara 2015 - 2017.
[Gambas:Video CNN] (fea)