Acara itu digelar sebagai bagian dari 'road show' nasional 34 provinsi Milenial Safety Road yang digelar di Kepri. Jumlah pemohon perpanjangan SIM pada acara di wilayah Polda Kepri ini mencapai 1.000 orang yang sebagian besar berasal dari kalangan generasi milenial.
"Setelah verifikasi, tidak kurang dari 1.000 peserta yang perpanjang SIM pada hari ini. Tidak hanya sebagai rekor Indonesia juga sebagai rekor dunia," tutur Manager MURI Ridho Al-Amin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Kemenhub Usul Operasi Migo Dihentikan |
Sebesar 61 persennya (884 kejadian) melibatkan anak muda. Dari 1.066 kasus kecelakaan, 25 orang di antaranya meninggal dunia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Andap menuturkan buat mendukung hal itu ada berbagai upaya yang dilakukan pihaknya, termasuk menggelar kegiatan 'Milenial Safety Road' di Alun-alun Engku Putri, Batam Center, Kepri.
"Kita semua menjadi korban [kecelakaan berkendara], utamanya adalah generasi milenial," kata Andap di lokasi, Minggu (24/2).
Andap menjelaskan pihaknya berharapk kegiatan yang ditujukan buat kalangan milenial itu bisa meningkatkan kesadaran anak muda di wilayah Kepri atas keselamatan berkendara.
"[Diharapkan] Generasi milenial memiliki kesadaran, kepatuhan, sehingga pada akhirnya angka kecelakaan bisa kita kosongkan," tuturnya.
"Tunjukkan pada dunia, pada Indonesia, bahwa Kepri aman, lancar, kondusif dan tidak terjadi kecelakaan lalu lintas," ujar Andap.
Keterlibatan besar anak muda pada catatan kecelakaan juga tercermin pada data Korps Lalu Lintas Polri. Pada Oktober - Desember 2018 tercatat terjadi 28.630 kecelakaan, sebanyak 16.655 kejadian atau 58 persen melibatkan anak muda berusia 15-34 tahun.
Kaum remaja berusia 15-19 tahun tercatat jadi kelompok paling banyak mengalami kecelakaan dengan jumlah 6.490 kasus. Lebih dari 70 persen kecelakaan itu melibatkan sepeda motor.
Programnya itu diisi acara seremonial seperti atraksi kendaraan bermotor, lomba baris-berbaris, serta deklarasi tertib berlalu lintas. (dis/fea)