Serangan cyber dilaporkan terjadi pada awal pekan ini dengan menargetkan server internal Honda. Peretas masuk ke sistem perusahaan dan menyebarkan virus menurut seorang juru bicara kepada AFP, dikutip Rabu (10/6).
"Perusahaan masih menyelidiki detail," ucap juru bicara Honda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Juru bicara Honda mengatakan saat ini semua pabrik Honda di Amerika Serikat telah kembali beroperasi, namun belum ada keterangan lebih lanjut mengenai kondisi perusahaan terkait informasi penting yang berhasil diretas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada Mei 2020, Honda melaporkan penurunan laba bersih 25,3 persen dari tahun sebelumnya karena penjualan turun enam persen menjadi 14,9 triliun yen atau setara US$138 miliar pada tahun fiskal yang berakhir Maret 2020. (ryh/mik)