Daihatsu Rilis Mobil Listrik Mungil Hasil Kerja Sama Suzuki
Daihatsu merilis dua versi listrik dari model minibus mininya, e-Hijet Cargo dan e-Atrai, di Jepang, pada Senin (2/2). Keduanya berbasis Hijet Cargo dan Atrai, namun dibekali teknologi listrik yang dikembangkan bersama Suzuki dan Toyota.
e-Hijet Cargo dan e-Atrai menggunakan teknologi sistem e-Smart Electric yang dioptimalkan untuk mobil berukuran mungil. Berbagai komponen telah direvisi lalu bodi dan suspensinya didesain ulang dari versi konvensional buat memenuhi baterai berukuran besar tanpa mereduksi banyak ruang kargo.
Mobil listrik jenis komersial Daihatsu e-Atrai. (Daihatsu Motor) |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kedua mobil ini mengandalkan e-Axle, yang mengintegrasikan motor elektrik, inverter dan reduction gear yang dipasang di poros belakang.
Baterai lithium-ion lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 36,6 kWh diletakkan di bawah lantai. Kedua model diklaim mampu mendapatkan jarak tempuh 257 km berdasarkan cara hitung WLTC.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Semua model juga dilengkapi colokan CHAdeMO sehingga bisa memakai fast charging dan V2H. Pengisian sampai 80 persen dari indikator baterai rendah bisa dilakukan dalam 50 menit.
e-Hijet Cargo dikatakan mampu mengangkut beban maksimal 350 Kg. Lantainya rata jadi cocok membawa barang besar dan disediakan 30 titik pengikat agar aman selama perjalanan.
Sementara e-Atrai dibekali kemampuan serupa tetapi didesain lebih dinamis buat penggunaan personal dan kerja. Interiornya sebagian besar berwarna hitam dan tersedia power sliding door di kedua sisi.
e-Hijet Cargo dan e-Atrai bakal masuk di segmen kei car listrik jenis komersial di Jepang yang sudah diisi Mitsubishi Minicab EV sejak Desember 2023, Nissan Clipper EV pada Februari 2024 dan Honda N-Van ppada Oktober 2024.
Daihatsu e-Hijet Cargo. (Daihatsu Motor) |
Nikkei Asia menjelaskan dua model ini semestinya meluncur pada tahun fiskal 2023, tetapi tertunda karena masalah praktik curang Daihatsu terkait uji keselamatan di Jepang.
"Kami meminta maaf karena telah membuat Anda semua menunggu begitu lama, kami akhirnya dapat memperkenalkannya," ucap Presiden Daihatsu Masahiro Inoue saat peluncuran di Tokyo.
e-Hijet Cargo tersedia dua varian, Two-seater dan Four-seater yang dilego sama-sama 3,146 juta yen (sekitar Rp337,5 juta, kurs Rp107,28).
Sedangkan e-Atrai cuma satu varian, RS, dengan harga 3,465 juta yen (sekitar Rp371,7 juta).
e-Hijet Cargo dan e-Atrai diproduksi di pabrik Daihatsu di Nakatsu dengan target produksi 300 unit per bulan buat keduanya.
(fea)[Gambas:Video CNN]

Mobil listrik jenis komersial Daihatsu e-Atrai. (Daihatsu Motor)
Daihatsu e-Hijet Cargo. (Daihatsu Motor)