Komparasi JETOUR T1 dan Pesaingnya, Siapa Lebih Mengagumkan?

CNN Indonesia
Rabu, 01 Jul 2026 07:30 WIB
Jetour T1 tersedia pilihan varian mesin bensin dan hybrid. (CNN Indonesia/Rayhand Purnama)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pasar mobil elektrifikasi di Indonesia semakin ramai dengan kehadiran berbagai model baru yang menawarkan karakter berbeda, ada yang murni listrik, hybrid dan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).

Di Indonesia cukup banyak pabrikan menawarkan ketiga jenis kendaraan itu, salah satunya JETOUR T1 i-DM. Di tengah persaingan tersebut, JETOUR T1 hadir membawa pendekatan yang sedikit berbeda dibanding sebagian rivalnya. JETOUR T1 menawarkan varian bensin dan PHEV.

Dibanderol mulai Rp300 jutaan, model ini masuk ke area persaingan yang dihuni sejumlah nama besar seperti Mitsubishi Destinator untuk berkompetisi pada mesin konvensional, sedangkan Geely Starray dan Wuling Eksion di kelas PHEV.

Untuk JETOUR T1 konvensional dengan Destinator, keduanya hadir cukup bersaing mulai dari dimensi hingga penyematan fitur.

Destinator dibangun menggunakan ukuran panjang 4.680 mm, lebar 1.840 mm, dan tinggi 1.780.

Sementara itu JETOUR T1 menggunakan mesin 1.500 cc bensin dengan transmisi 7-DCT yang mampu melepas 167,6 hp dan torsi 270 nm. Dimensinya lebih melar yaitu panjang 4.705 mm, lebar 1.967 mm, dan tinggi 1.843 mm.

Lalu JETOUR T1 yang kini dibanderol Rp388 juta memiliki 6 airbag (depan, samping, tirai), paddle shift, kamera 540, panel meter 10,25 inci, dan head unit 12,8 inci. Ada juga delapan speaker voice assistant, Exterior Rear View Mirror with Heated + Electric Adjustment + Auto Folding.

Kemudian Destinator Exceed dengan harga Rp427 juta memiliki fitur kamera 360, panel meter 12,3 inci, empat airbag, enam speaker, dan Exterior Rear View Mirror with Electric Adjustment + Auto folding.

Untuk jantung penggeraknya mengandalkan 1.500 cc dibantu transmisi CVT untuk melepas tenaga sebesar 160,7 hp serta torsi 250 nm ke roda depan.

Segmen PHEV

Untuk model JETOUR T1 i-DM yang diproduksi lokal dijual Rp538 juta, sedangkan rivalnya Starray EM-I dan Eksion PHEV sama-sama dilego Rp499 juta.

Untuk dimensinya, JETOUR T1 i-DM memiliki panjang 4.706 mm, lebar 1.967 mm, dan tinggi 1.843 mm. Lalu jarak antar sumbu roda 2.800 mm, ground clearance 190 mm, serta ukuran pelek 19 inci dibalut run flat tire.

Kendati lebih tinggi harganya, interior mobil sudah dilengkapi 10,25 inci Meter Cluster, dan 15,6 inci Head Unit Display with Snapdragon 8155 Chip dan fitur Power Tailgate Opener + memory, Passenger Power Legrest.

Untuk rivalnya yaitu Starray, memiliki ukuran panjang 4.740 mm, 1.905 mm, 1.685 mm, wheelbase 2.755 mm, dan ground clearance 172 mm, lalu pelek 18 inci tanpa run flat tire.

Kemudian Eksion memiliki panjang 4.745 mm, lebar 1.850 mm, tinggi 1.755 mm, wheelbase 2.810 mm, dan ground clearance 160 mm, serta pelek 18 inci dan juga tidak tersemat run flat tire.

Starray menggunakan 10,2 inci Meter Cluster 15,4 inci Head Unit Display dan Eksion memiliki 8,8 inci Meter Cluster dan 12,8 inci Head Unit Display. Keduanya juga telah dilengkapi Power Tailgate Opener.

Konsep mobil petualang dan jangkung diperkuat dengan kehadiran Side Foot Step mempermudah akses keluar-masuk kendaraan, melindungi bodi samping, dan memberikan kesan offroad yang lebih gagah.

Jika dibandingkan dengan Starray dan Eksion, cuma JETOUR T1 i-DM yang paling siap untuk diajak berpetualang melibas kontur jalan rusak, permukaan basah hingga kerikil.

Soal mesin, JETOUR T1 i-DM mengandalkan mesin 1.500 cc turbo yang dikombinasikan dengan motor listrik dan menghasilkan tenaga gabungan sekitar 342 hp serta torsi 530 Nm.

Geely Starray EM-I 1.500 cc NA dengan torsi 125 nm dan motor listriknya 262 nm. Sementara Esksion mesin 1.500 cc NA dapat menyemburkan torsi 130 nm dan torsi motor listrik sebesar 230 nm.

JETOUR T1 i-DM tercatat memiliki performa yang jauh lebih besar dan kuat, ada selisih tenaga sekitar 100 Nm untuk memberikan kenikmatan berkendara yang lebih mengagumkan.

Komparasi ini menyoroti pada fitur, teknologi dan fungsionalitas sebuah kendaraan yang pas dengan isi kantung.

Dari ulasan ini juga harapannya calon konsumen paham betul mana kendaraan yang mengedepankan efisiensi bahan bakar dan akomodatif sehingga ideal digunakan sebagai mobil keluarga untuk perjalanan dalam kota dan luar kota.

(ryh/fea)


Saksikan Video di Bawah Ini:

Jetour T1 PHEV Bakal Ngaspal di Indonesia

KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK