Purbaya Sebut Kucuran Dana Rp200 T Dongkrak Penjualan Kendaraan
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengklaim kebijakan pemerintah menyuntik dana ke perbankan telah membantu mendorong kenaikan tren penjualan kendaraan bermotor di Indonesia.
Purbaya mengatakan pada awal September 2025 pemerintah menyalurkan dana sebesar Rp200 triliun melalui Bank Indonesia ke sektor perbankan. Menurut dia, kebijakan tersebut sempat menuai kritik, namun kini mulai menunjukkan hasil.
"Di awal September 2025 saya gelontorkan Rp200 triliun uang pemerintah dari BI ke perbankan. Orang bilang enggak ada gunanya, berarti dia enggak ngerti ekonomi. Makanya kita lihat itu naik tuh, lihat trennya (penjualan otomotif) naik," kata Purbaya dalam sambutan di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, Selasa (4/8).
Lihat Juga : |
Meski demikian, ia mengaku masih memantau perkembangan permintaan karena berharap tren positif tersebut terus berlanjut.
"Tapi saya masih deg-degan karena saya maunya tren tumbuh terus," ujarnya.
Apa yang disampaikan Purbaya memang sejalan dengan catatan penjualan mobil maupun sepeda motor Tanah Air pada semester pertama 2026.
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat, distribusi dari pabrik ke dealer (wholesales) maupun penjualan dari dealer ke konsumen (retail) sama-sama mencatat pertumbuhan dibandingkan periode sama tahun lalu.
Aktivitas distribusi Januari-Juni 2026 mencapai 436.564 unit. Angka tersebut naik 59.857 unit atau 15,9 persen dibandingkan periode yang sama 2025 dengan perolehan 376.707 unit.
Sementara itu, retail selama enam bulan pertama tahun ini mencapai 433.848 unit. Capaian tersebut meningkat 41.070 unit atau 10,5 persen dibandingkan Januari-Juni 2025 sebanyak 392.778 unit.
Sepanjang Januari-Juni, penjualan roda dua dari lima anggota AISI, yaitu Honda, Yamaha, Suzuki, Kawasaki dan TVS mencapai 3.129.587 unit.Hasil itu lebih tinggi 0,8 persen dari semester I dengan perolehan 3.104.629 unit.
Ia optimistis permintaan dan daya beli masyarakat akan terus membaik seiring dukungan dana yang diberikan pemerintah.
(ryh/mik)