Orang Kaya Mau Dibatasi Beli Pertalite, Bagaimana Pemilik Motor?

CNN Indonesia
Jumat, 28 Agu 2026 13:16 WIB
Menurut Menteri ESDM Bahlil Lahadalia tidak ada pembatasan Pertalite buat pengguna sepeda motor. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia --

Upaya pemerintah ingin membatasi penyaluran BBM subsidi Pertalite bagi warga kategori desil 9 dan 10 menimbulkan pertanyaan, bagaimana pengguna roda dua yang mayoritas mengandalkannya untuk mobilitas? Kementerian ESDM memastikan tidak ada pembatasan Pertalite bagi sepeda motor.

Kementerian ESDM menjelaskan saat ini masih melakukan kajian terkait jenis kendaraan yang kelak tidak diperbolehkan menggunakan Pertalite.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) ESDM Laode Sulaeman mengatakan sejauh ini pihaknya belum menetapkan maupun mengumumkan spesifikasi kendaraan yang akan dibatasi.

Menurut Laode, pembahasan mengenai pembatasan penggunaan Pertalite masih berlangsung. Dengan demikian, pemerintah belum mengumumkan hasil final terkait jenis dan spesifikasi kendaraan yang akan masuk dalam kategori pembatasan.

"Pasca pertemuan Pak Menteri ESDM dan Pak Menteri Keuangan Kita belum mengumumkan apa-apa. Tapi sedang kita kaji dan nanti akan diumumkan setelah itu," katanya, melansir CNBC Indonesia, Jumat (28/8).

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mulai menggodok skema pembatasan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, khususnya Pertalite.

Hal tersebut dilakukan guna memastikan subsidi energi benar-benar diterima masyarakat yang berhak.

Dalam pertemuan di Kementerian Keuangan, Selasa (11/8/2026), keduanya membahas kemungkinan membatasi akses Pertalite bersubsidi bagi kelompok masyarakat dengan kemampuan ekonomi tinggi. Salah satu kelompok yang menjadi perhatian adalah masyarakat yang masuk kategori desil 9 dan 10.

Sebagai gambaran dalam ekonomi, desil 9 merupakan kelompok menengah atas dan desil 10 adalah kelompok kelas atas. Namun pembatasan tersebut masih dalam tahap pengkajian.

"Jadi tadi kita membahas kemungkinan implementasi pembatasan subsidi Pertalite untuk yang tingkat atas, mungkin desil 9, 10 supaya nanti berapa bulan kemudian kita bisa kurangi secara bertahap," kata Purbaya sebelumnya.

Menurut Purbaya, pemerintah saat ini masih mempelajari sistem yang akan digunakan untuk menentukan siapa saja yang berhak memperoleh subsidi Pertalite.

Pengguna motor?

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan tidak ada pembatasan pembelian BBM subsidi bagi kendaraan roda dua di SPBU.

Menurut Bahlil, motor tetap dibolehkan membeli BBM Pertalite seperti biasa tanpa ada pembatasan khusus atau larangan baru.

"Nggak, sepeda motor nggak dibatasi kok. Berarti nggak ada perubahan untuk sepeda motor. Hati-hati loh kamu jadiin judul loh hati-hati ya makasih," kata Bahlil.

Bahlil bilang pembatasan yang dimaksud pemerintah berkaitan dengan jenis kendaraan yang dinilai tidak semestinya menggunakan BBM subsidi. Menurutnya, kendaraan mewah seperti BMW dan Mercedes-Benz menjadi salah satu contoh kendaraan yang tidak seharusnya menggunakan Pertalite.

"Jadi gini Mas, nanti menyangkut pembatasan itu nanti kan ada jenis kendaraan ya, jangan pakai BMW pakai Mercy masa pakai minyak subsidi. Itu yang dimaksudkan oleh Pak Menteri tadi," ujarnya.

Bahlil melanjutkan pembahasan subsidi tepat sasaran merupakan bagian dari koordinasi erat antara Kementerian ESDM dan Kementerian Keuangan. Ia mengakui selama ini Pertalite masih dapat dinikmati masyarakat dari kelompok ekonomi atas.

(ryh/fea)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK