Rapor Mobil Elektrifikasi Agustus 2026: HEV turun, BEV Melonjak

CNN Indonesia
Jumat, 11 Sep 2026 13:01 WIB
Penjualan HEV terekam turun pada Agustus, sedangkan BEV dan PHEV meningkat. (CNNIndonesia/Febri Ardani)
Jakarta, CNN Indonesia --

Penjualan mobil elektrifikasi pada Agustus 2026 masih menunjukkan tren positif secara keseluruhan walau mobil hybrid (HEV) tercatat menyusut dibanding bulan sebelumnya.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan penjualan yang naik hanya terjadi pada segmen mobil listrik berbasis baterai (BEV) dan plug in hybrid electric vehicle (PHEV).

Pada BEV, kenaikan permintaan cukup signifikan menjadi 17.413 unit pada Agustus. Angka wholesales atau pengiriman unit ke dealer pada Juli sebanyak 13.972 unit.

Lalu distribusi PHEV naik tipis. Pada Agustus, junlah pengiriman ke dealer mencapai 1.993 unit, naik dari 1.973 unit pada Juli.

Untuk permintaan HEV merosot sekitar 4,2 persen menjadi 7.667 unit pada Agustus, sedangkan Juli berjumlah 8.004 unit.

Akumulasi wholesales pada Januari-Agustus 2026 dibanding periode yang sama tahun lalu tetap memperlihatkan tren positif. Permintaan masing-masing segmen mobil elektrifikasi tumbuh.

Untuk wholesales HEV pada delapan bulan pertama 2026 tumbuh 43,3 persen menjadi 58.040 unit dibanding Januari-Agustus 2025.

Kemudian wholesales PHEV naik 223,8 persen menjadi 8.981 unit untuk periode yang sama. Sedangkan BEV, distribusi ke dealer naik 99,4 persen menjadi 101.171 unit.

Di sisi lain, permintaan mobil penumpang dan komersial konvensional justru mengalami kenaikan. Sepanjang Januari-Agustus 2026, penjualan secara wholesales tercatat tumbuh 11,8 persen menjadi 356.991 unit dibandingkan periode yang sama pada 2025.

Sementara itu, penjualan mobil di kelas Low Cost Green Car (LCGC) pada periode yang sama justru menyusut 13,6 persen menjadi 74.308 unit

(ryh/fea)


Saksikan Video di Bawah Ini:

Jetour T1 PHEV Bakal Ngaspal di Indonesia

KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK