Cara Toyota Indonesia Siapkan SDM Otomotif Sampai ke Luar Negeri
PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) telah menyalurkan 326 dari 429 lulusan Akademi Komunitas Toyota Indonesia (AKTI) untuk bekerja di TMMIN dan 16 perusahaan pemasok dalam rantai pasok Toyota Indonesia. Sebagian di antaranya mendapat penugasan ke Filipina, Thailand, Malaysia, hingga Jepang.
AKTI resmi berdiri pada 27 Oktober 2015 sebagai inisiatif TMMIN untuk menyiapkan sumber daya manusia bagi industri otomotif nasional.
Lihat Juga : |
Pipa penyaluran itu bertambah lagi pada Kamis (24/9). AKTI mewisuda Angkatan ke-10 sebanyak 76 mahasiswa di TMMIN Plant 1 Karawang, Jawa Barat, terdiri atas 44 lulusan Diploma Dua Tata Operasi Perakitan Kendaraan Roda Empat (TOPKR4) dan 32 lulusan Diploma Satu Teknik Pemeliharaan Mesin Otomasi (TPMO).
Wisuda kali ini mengangkat tema "From Learning to Leading: Empowering Future Industry Professionals".
"Bagi TMMIN, membangun kualitas SDM bukanlah sebuah program jangka pendek, melainkan investasi untuk memastikan keberlanjutan industri otomotif nasional," ucap Presiden Direktur TMMIN Nandi Julyanto dalam keterangan resmi, Kamis (24/9).
"Melalui AKTI, kami menanamkan fondasi bagi lahirnya talenta-talenta yang tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga memahami standar dan budaya kerja industri. Kami percaya, investasi pada manusia hari ini akan menjadi kekuatan bagi industri di masa depan," katanya lagi.
Pada Asia Pacific Skill Contest Thailand 2025, alumni AKTI meraih medali emas kategori Maintenance dan QC Engineering Suspension, serta perak kategori Machining dan Assy Chassis. Tahun ini, capaian berlanjut dengan medali emas kategori Press dan Maintenance, serta perak kategori Machining, pada ajang yang sama.
fSalah satu jejak alumni AKTI adalah Muhammad Safiq, lulusan Angkatan 1 Program Teknik Pemeliharaan Mesin dan Otomasi, yang kini dipercaya sebagai Team Leader di Engine Plant Sunter TMMIN.
"Bagi saya, AKTI bukan hanya memberikan kemampuan teknis, tetapi juga membentuk disiplin, tanggung jawab, dan keberanian untuk terus belajar. Bekal tersebut saya bawa ketika memulai karier sebagai Maintenance Technician hingga akhirnya dipercaya menjadi Team Leader. AKTI menjadi salah satu fondasi penting yang membentuk saya untuk terus berkembang di dunia kerja," kata Safiq.
(fea)