Nyatanya tak satupun kursi pimpinan DPR dan MPR diperoleh PPP. Demokrat yang bukan anggota resmi KMP justru digandeng KMP dalam mengisi posisi pimpinan DPR.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oleh sebab itu 31 Dewan Pimpinan Wilayah PPP dalam Mukernas perdana partai itu saat ini bakal menentukan arah koalisi PPP ke depan. Saat penutupan Mukernas, PPP sudah akan punya keputusan apakah tetap di KMP atau menyeberang ke Koalisi Indonesia Hebat.
Sinyal pindah haluan politik PPP sebelumnya juga dinyatakan Ketua Umum PPP hasil Muktamar Jakarta, Djan Faridz. Menurutnya, peluang untuk bergabung ke KIH menunggu keputusan 31 DPW yang hadir di Mukernas.
"Kemungkinan (bergabung) itu selalu terbuka. Di mana-mana, partai selalu ingin dekat dengan pemerintah," kata Djan di sela Mukernas PPP.
Untuk diketahui, PPP saat ini terbelah antara kubu Djan Faridz hasil Muktamar Jakarta dan kubu Romahurmuziy (Romy) hasil Muktamar Surabaya. Kubu Romy yang telah diakui Kementerian Hukum dan HAM sudah lebih dulu bergabung dengan KIH.