Menurut Surya, pihaknya tidak pernah meminta kepada Presiden Jokowi untuk memberikan jatah kursi Wantimpres. NasDem, termasuk partai koalisi, diminta mengusulkan nama oleh presiden.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jan Darmadi adalah salah satu pengusaha sukses dan senior pemilik PT Jakarta Setiabudi International Tbk yang bergerak di bidang properti dengan basis bisnis di Jakarta, Yogyakarta, dan Bali. Masa Orde Baru, Jan termasuk pengusaha yang mampu bertahan sebagai non-partisan.
Sebelum nama Jan dikemukakan, dua tokoh dijagokan mengisi kursi Wantimpres. Mereka adalah Sidarto Danusubroto dan Ginandjar Kartasasmita. Nama Sidarto muncul dari kalangan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, sementara nama Ginandjar disebut langsung oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla beberapa waktu lalu.
Sidarto merupakan mantan Ketua MPR. Pria yang kini duduk sebagai anggota Dewan Kehormatan PDIP itu menjabat sebagai ketua MPR dari 2013 hingga 2014. Ia ditunjuk menggantikan ketua MPR sebelumnya, Taufiq Kiemas, yang meninggal sebelum menghabiskan masa kerjanya.
Berbeda dengan Sidarto, Ginandjar lebih populer sebagai ekonom. Jabatan strategis di bidang ekonomi pernah disandangnya, antara lain menteri koordinator bidang perekonomian dan kepala badan perencanaan pembangunan nasional. Hingga 19 Januari mendatang, Ginandjar masih menjabat anggota Wantimpres yang dibentuk era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Satu nama lagi keluar dari Partai Hanura, namun hingga kini Ketua Umum Hanura Wiranto belum mau menyebutkan usulan partanya. "Ada, satu saja. Yang jelas bukan saya," kata Wiranto baru-baru ini. (pit/pit)