Pertanyaan tersebut disampaikannya dalam rapat Baleg beberapa saat lalu yang dipimpin langsung oleh Ketua Baleg Sareh Wiyono. Diketahui, saat ini Baleg telah menunjuk Wakil Ketua Baleg Totok Daryanto menjadi Ketua Panja Usulan Program Pengembangan Daerah Pemilihan (UP2DP).
"Di Depok, saya ingin sekali membangun youth center agar remaja tidak lari ke narkoba dan yang lain," ujar Wenny di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (11/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait anggaran tersebut, Wakil Ketua Umum PAN ini pun mengatakan UP2DP tidak akan tumpang tindih dengan pengalokasian dana desa yakni Rp 1 miliar di setiap desa per tahun. Menurutnya, hal tersebut dikarenakan UP2DP merupakan satu kesatuan di dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Memang, dana sebesar Rp 11,2 triliun ini tengah diperjuangkan oleh anggota dewan agar masuk ke dalam APBN 2016 untuk mendukung realisasi UP2DP. Sebelumnya, Ketua DPR Setya Novanto mengatakan usulan program pengembangan dapil ini sesuai dengan amanat Undang-Undang MD3.
Dalam Pasal 80 Huruf J menyatakan hak dan kewajiban anggota dewan adalah mengusulkan dan memperjuangkan program pembangunan daerah pemilihan.
Selain itu, Setya pun mengatakan contoh aspirasi yang dapat disampaikan dan akan ditindaklanjuti seperti, penyediaan air bersih, peningkatan sanitasi, tempat ibadah, pembangunan kantor desa, pengadaan benih dan bibit. (pit/pit)