Terkait dinamika ini, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Setya Novanto menilai masih banyaknya partai politik yang belum menyelesaikan proses penjaringan dan pengusungan pasangan calon kepala daerah.
"Masalah ini kami percayakan pada partai untuk menyelesaikannya," ujar Setya Novanto di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (31/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua Komisi Pemerintahan Dalam Negeri DPR RI Rambe Kamarul Zaman turut mengomentari sosialisasi yang dilakukan partai politik untuk pengusungan calon kepala daerah. Menurutnya, salah satu cara untuk mengatasi sepinya pendaftaran pasangan calon kepala daerah ini melalui kebersamaan dan pengertian partai politik.
"Partai politik jangan saling mengganjal ke bawah," ujar Rambe.
Pilkada Surabaya menjadi salah satu contoh urusan calon tunggal. Hingga hari terakhir pendaftaran, hanya pasangan calon Rismaharani-Whisnu Sakti Buana yang tercatat di KPU. Pasangan ini mengantongi dukungan dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) semata.
Selain Surabaya, 11 daerah yang turut memiliki calon tunggal adalah Kabupaten Serang, Kabupaten Asahan, Kabupaten Blitar, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Timur Tengah Utara, Tasikmalaya, Minahasa, Mataram, Samarinda, dan Pegunungan Arfak. (pit)