Partai Demokrat selaku partai oposisi menunjukkan dukungannya terhadap ucapan Megawati. Menurut Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan, perlu ada penataan ulang terhadap komisi-komisi ad hoc tersebut.
"Memang ada sekitar 120 lembaga atau komisi ad hoc yang harus dilakukan penataan ulang," kata Syarief saat ditemui di Depok, kemarin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Asrul Sani mengatakan persoalan keberadaan komisi-komisi ad hoc yang kini mencuat merupakan perhatian yang pernah diutarakan oleh kalangan akademisi dan masyarakat sipil tentang perlunya meninjau kembali keberadaan beberapa komisi atau lembaga negara yang menangani bidang-bidang tertentu.
Komisi atau lembaga-lembaga ad hoc itu menjadi perhatian lantaran keberadaannya dibiayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Dengan sendirinya, kata Asrul, keberadaan lembaga-lembaga ad hoc itu membebani APBN.
"Namun tampaknya langkah peninjauan seperti itu kok terkesan berhenti atau mandek," ujar Asrul saat dihubungi, Rabu (19/8).
Asrul menyatakan PPP bakal mengingatkan kembali Presiden Jokowi agar melanjutkan upaya melakukan perampingan institusi-institusi yang ada, termasuk jika kemudian pada praktiknya dibutuhkan amandemen atas undang-undang yang mengaturnya. (pit)