"Kalau saya sendiri, termasuk di Fraksi PPP, bahwa kenaikan ini menurut saya, tidak memerhatikan sensitivitas," kata Arsul di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (17/9).
Sensitivitas yang dimaksud Arsul adalah dua kondisi yang menjadi sorotan publik pada hari ini, dimana kondisi perekonomian yang sedang melambat dan juga kinerja fungsi legislasi anggota dewan yang belum bekerja secara optimal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, ia mafhum jika ada penolakan secara individu dari anggota. Hal ini dikarenakan ada ketidaktahuan dan sikap yang berbeda-beda anggota.
Anggota Badan Anggaran DPR Johnny G Plate mengungkapkan Sekretariat Jenderal DPR adalah inisiator usulan kenaikan tunjangan anggota dewan. Ia mengatakan usulan tersebut yang langsung disampaikan ke pemerintah. (Baca juga: Banggar Sebut Setjen Inisiator Kenaikan Tunjungan Dewan)
Wakil Ketua Fraksi NasDem itu pun mengaku pertama kali mengetahui rencana kenaikan tunjangan itu dari media. Ia menyebutkan, DPR sama sekali tidak terlibat dalam pembahasan awal mengenai rencana kenaikan tunjangan.
Wakil Ketua BURT Dimyati Natakusumah mengatakan kenaikan tunjangan dewan dapat dinikmati mulai bulan depan.
"Sudah disetujui, bulan depan cair," kata Dimyati saat ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Rabu malam (16/9). (hel)