"Saya kira harusnya kita bisa menempatkan mana urusan rumah tangga partai, dan hal-hal yang harus disampaikan ke publik," ucap Ace di kediaman Akbar Tanjung, Jakarta Selatan, Minggu malam (3/1).
Ace mengungkapkan, masalah tunggakan tagihan listrik Kantor DPP Golkar di Slipi sudah klir. Disebutnya, Bendahara Umum Partai Golkar hasil Munas Ancol sudah mengajak kubu Munas Bali untuk menanggung bersama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi saya kira sangatlah tidak tepat membicarakan urusan partai ke publik," kata Ace.
"Kami berhak kapanpun menggunakan, begitu juga kubu Aburizal Bakrie. Siapapun kader yang memiliki perhatian kepada Golkar berhak menggunakan," tuturnya.
Atas alasan ini, politikus Golkar Yorrys Raweyai yang selama ini "menguasai" kantor pusat Golkar itu menyerahkan kunci gedung ke kubu Aburizal Bakrie. Yorrys mengatakan, kubu Ical, sapaan Aburizal, lebih bisa memenuhi tagihan-tagihan tersebut.
Bekas Wakil Ketua Umum Golkar kubu Agung ini bahkan telah mengklaim telah mengusir pengurus hasil Munas Ancol dari DPP Golkar. "Saya usir tanggal 3 Desember. Lalu kunci saya serahkan ke Ical," kata Yorrys, Sabtu (2/1).
Salah satu tagihan yang belum dilunasi kubu Agung adalah rekening listrik selama dua bulan dengan total tagihan Rp400 juta. (bag)