"Ada sesuatu yang hilang di republik tercinta ini dan yang hilang itu yang harus kita dapatkan kembali. Yang hilang itu kita sebut kepercayaan," ujarnya saat menyampaikan pidato usai pembacaan kepengurusan partai di Gedung Serbaguna DPR RI, Jakarta Selatan, Kamis (28/04).
Menurutnya, pemerintah tidak bisa marah terhadap rakyat kala kepercayaan itu hilang. Rakyat tidak percaya akan kemampuan DPR, rakyat juga tidak percaya akan kemampuan partai.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jawaban dari ini semua hanya kerja keras, kerja baik dan kerja benar," paparnya.
Ia menceritakan kebanggannya terhadap PPP sudah ada sejak ia menjadi seorang kepala bagian operasi dari sebuah kongres. Kala itu, ia sudah merasa jika PPP akan dahsyat di masa mendatang. Firasat tersebut pun tak lepas dari kependudukan Indonesia yang mayoritas merupakan agama Islam. Selain itu juga, karena pemilihan yang baru sampai nomor tiga dilakukan hingga saat ini. (pit)