"Kalau anda begitu hebat mesti bisa kalahkan saya ya silahkan saja. Berarti Oktober 2017 orang Jakarta punya gubernur baru ya kan," kata Gubernur yang akrab dipanggil Ahok ini di Balaikota, Jakarta, Jumat (27/5).
Ahok yang akan maju melalui jalur independen ini menganggap menang atau kalah merupakan urusan kedua. Sebagai kandidat petahana, Ahok mengatakan ia akan mempersiapkan sedemikian rupa agar gubernur selanjutnya dapat membenahi Jakarta. Dia percaya siapapun gubernurnya asalkan memiliki niat baik, Jakarta juga akan berjalan baik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ahok yang akan berpasangan dengan Kepala Badan Pemeriksa Keuangan dan Aset Daerah DKI Jakarta Heru Budi Hartono, meminta masyarakat memilih yang terbaik. Jika masyarakat menilai kinerjanya buruk, Ahok mempersilakan memilih pemimpin yang baru.
Sementara itu pelaksana tugas Ketua DPD PDIP DKI Jakarta Bambang Dwi Hartono mengatakan, bukan hanya 2012, pada Pilkada 2015 koalisi dua partai berhasil menang di 36 daerah. Mereka yakin jika PDIP dan Gerindra kembali berkoalisi di DKI Jakarta, bakal diraih kemenangan yang ke-37.