"Siang ini jam 3 sore akan rapat kerja dengan Menteri Kesehatan dan pelaksana tugas BPOM, meminta penjelasan terkait vaksin palsu," kata Anggota Komisi IX Okky Asokawati di Gedung DPR, Senin (27/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Terkait CPOB (cara pembuatan obat yang baik) yang harusnya memberi izin adalah Kemenkes. Kalau sampai ada pihak-pihak yang bisa memproduksi vaksin dengan tidak baik, berarti CPOB-nya tidak baik," kata politikus Partai Persatuan Pembangunan ini.
"Kementerian Kesehatan sebagai garda terdepan untuk melayani kesehatan masyarakat, harus mendapat data yang akurat," ujar Okky.
Hal itu, kata dia, agar dapat meyakinkan orang tua untuk tetap memberikan vaksinasi bagi anak-anaknya.
Kasus vaksi palsu kini tengah diungkap kepolisian. Sudah 13 orang jadi tersangka dengan peran yang berebeda-beda dari mulai pengedar hingga pembuat. Diperkirakan, vaksin palsu beredar di lima provinsi, termasuk DKI Jakarta.
Di Jakarta sendiri ditengarai ada empat rumah sakit yang menggunakan vaksin palsu ini dan ada dua apotek yang menjualnya. (sur)