Fadli mengungkapkan hal tersebut dilakukan sebagai bentuk pengawasan yang dilakukan Gerindra atas terbentuknya pansus. Sebab, jika tidak ikut dalam pansus, dia menyebut Gerindra tidak memiliki suara untuk ikut mengawasi.
"Karena itu menurut saya kita perlu mengirimkan itu (wakil di pansus). Karena itu dalam wacana kita, kita perlu itu. Supaya kita punya perwakilan dalam pansus," ujar Fadli usai buka bersama di rumah dinas Ketua DPR Setya Novanto, di Jakarta, Senin (5/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, sampai saat ini dia mengungkapkan Gerindra masih masih menggodok nama-nama yang akan dikirimkan ke pansus. "Nama-nama belum, nanti segera," katanya.
Dalam hal ini, dia menyoroti penyebutan nama pendiri PAN Amien Rais dalam sidang tuntutan terdakwa korupsi dugaan pengadaan alat kesehatan, Siti Fadilah Supari.
Desmond meragukan penyidikan yang dilakukan KPK pada hari ini. Dia mencontohkan kasus dugaan menekan terdakwa korupsi e-KTP, Miryam Haryani yang disebut melibatkan dirinya ternyata justru tidak terbukti.
"Ternyata bukan saya, Markus (Politikus Golkar-red) kan. Menurut saya apa yang dilakukan KPK hari ini bluffing terhadap orang-orang. Ini kan character assasination," ujar Desmond di Gedung DPR.
Pada mulanya, Gerindra termasuk salah satu fraksi yang menolak dibentuknya pansus angket KPK. Meski dalam usulan tanda tangan hak angket, nama Desmond masuk sebagai salah satu inisiator.
Kini, pansus resmi dibentuk melalui rapat paripurna pekan lalu dengan lima fraksi sudah mengirimkan perwakilan, yaitu diantaranya Fraksi PDIP, Golkar, Hanura, NasDem dan PPP.