"Kita perlu KPK yang kuat dan independen. Jadi jangan ada pikiran-pikiran melemahkan KPK, enggak boleh," ujar Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (13/6).
Ia mengingatkan, seharusnya penguatan KPK menjadi landasan berpikir bersama untuk benar-benar membersihkan Indonesia dari korupsi. Hal itu pula yang seharusnya dipegang dalam setiap pembuatan keputusan oleh aparat dan pemerintah baik di pusat dan daerah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tetapi, ia enggan berpendapat hak angket DPR itu merupakan perbaikan atau malah menjadi pintu masuk pelemahan KPK. Menurutnya, hal itu merupakan kewenangan parlemen.
Perlu Dievaluasi
Untuk anggaran, Ketua Pansus Angket KPK Agun Gunandjar memproyeksikan anggaran pansus mencapai Rp3,1 miliar hingga akhir masa tugas, yakni 60 hari masa kerja sejak dibentuk pansus angket.
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyatakan, KPK perlu dievaluasi. Sehingga, partai pengusung utama Presiden ini mengirimkan perwakilan dalam Pansus angket KPK.
Sementara itu, politikus Demokrat Agus Hermanto berpendapat Pansus akan menghambat kinerja KPK. Sebab, anggota Pansus akan memanggil pegawai KPK ke parlemen untuk dimintai keterangan.