Berkaca pada pemilihan kepala daerah (pilkada) DKI Jakarta, Grace memprediksi kelompok serupa akan semakin menjamur jelang pilkada 2018.
"Saya percaya masih ada Saracen yang lain, karena memang kencang banget (penyebarannya). Pilkada mendatang akan jadi ladang subur untuk orang-orang macam ini," ujar Grace di kantor DPP PSI, Jakarta, Minggu (27/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dicari siapa politikus yang memakai jasa mereka. Itu politikus yang sangat buruk sekali dan lebih buruk dari kecoak di tong sampah," kata Grace.
Lihat juga:Saiq Aqil: Saracen Berpotensi Terorisme |
"Tolong ini segera diungkap agar mereka yang memancing di air keruh bisa segera ditangkap, kalau perlu dipenjarakan selama mungkin," tuturnya.
Grace tak menyangka ada kelompok penyebar hoax di media sosial seperti Saracen yang sistematis dan terorganisasi dengan baik.
Ia mengibaratkan kelompok ini seperti perusahaan yang menjual produk dan memiliki sistem operasional dan bekerja secara khusus. Kepada masyarakat, Grace meminta berhati-hati dan lebih bijak menerima informasi di media sosial.
"Jangan gampang percaya dengan isu-isu yang mereka mainkan. Mau mendapatkan sejumlah uang tapi harganya orang jadi terpecah belah," katanya.
Sindikat Saracen menyebarkan konten provokasi bernada SARA di media sosial. Konten itu merupakan pesanan pihak tertentu dengan tarif yang sudah ditentukan.