Peluncuran Antares merupakan bentuk kerja sama antara badan antariksa Amerika Serikat (NASA) dengan perusahaan swasta Orbital Sciences Corp. Nilai kesepakatan ini mencapai US$ 1,9 miliar.
Orbital Sciences memiliki kewajiban mengantarkan pasokan kebutuhan astronot NASA dalam paket delapan kali penerbangan, namun dipenerbangan keempat roket yang digunakan meledak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga: Gagal Meluncur, Roket Antariksa AS Meledak |
Seperti dikutip dari The Register, Rabu (29/10), total kerugian yang dialami NASA ditaksir mencapai US$ 2 juta, atau setara dengan Rp 24 miliar.
Selain bekerjasama dengan Orbital Sciences, NASA juga melakukan kontrak serupa dengan SpaceX. Penerbangan roket buatan perusahaan Elon Musk itu dijadwalkan meluncur Desember 2014 ini.
Lihat juga: Detik-detik Jelang Ledakan Roket Antares |