Para ilmuwan dan eksekutif ESA saling tos, bertepuk tangan, dan berangkulan ketika pendaratan terjadi sekitar Rabu (12/11) tengah malam. Soalnya inilah pertama kalinya dalam sejarah pesawat buatan manusia mendarat dengan sempurna di komet.
Pendaratannya sesungguhnya tak lancar-lancar amat. Pada percobaan pertama, pesawat robotika Philae itu sempat agak terbentur dan sedikit limbung. Gravitasi di komet itu memang rendah sekali.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Jadi mungkin kami tidak mendarat sekali, kami mendarat dua kali,” kata manager pendaratan Philae, Stephan Ulamec, seperti dikutip CNN. “Apakah kami mendarat di area berpasir atau terjadi sesuatu yag lain, kami belum paham sepenuhnya.”
Misi Rosetta diluncurkan untuk mengungkapkan rahasia tentang sistem tata surya. “Seperti apa kondisi sebenarnya dan bagaimana ia berevolusi, apa peran komet dalam evolusi ini dan bagaimana komet bekerja,” kata Matt Taylor, ilmuwan Proyek Rosetta di ESA.