Dari hasil rekaman Rosetta, nyanyian dari komet itu terdengar seperti suara mesin sepeda motor. Perlahan, suara itu meninggi lalu terdengar seperti hembusan angin, dan terdengar lagi seperti suara mesin sepeda motor. (Suara bisa didengarkan di tautan ini)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para ilmuwan ESA belum bisa memastikan dari mana suara itu berasal, meskipun telah ada sejumlah prediksi. Ilmuwan ESA memprediksi suara itu dihasilkan ketika partikel netral dari komet terkelupas ke ruang angkasa dan menghasilkan muatan listrik melalui ionisasi.
Magnetometer pada wahana antariksa Rosetta dirancang untuk memantau interaksi komet dengan angin yang dihasilkan dari gerakannya dan plasma yang dipancarkan dari matahari.
Rosetta dan Philae, yang merupakan misi tanpa awak, punya tugas mengumpulkan data tentang komet untuk membantu para ilmuwan mempelajari lebih lanjut tentang proses terbentuknya planet, tata surya, hingga kemunculan kehidupan.
Philae merupakan pesawat robotika berbentuk kotak seperti mesin cuci dengan bobot sekitar 100 kg, yang berhasil melakukan pendaratan pertama di Komet 67P/Churyumov-Gerasimenko. Ia akan memelajari permukaan dan melakukan pengeboran pada komet. Data-data itu akan dikirim ke bumi untuk diteliti oleh para ilmuwan.
Philae sendiri diluncurkan oleh wahana antariksa Rosetta pada Kamis (13/11). Para ilmuwan ESA meluncurkan Rosetta pada 2004 silam.