Ilmuwan melakukan modifikasi pada kromosom manusia, yang kemudian dimasukan ke dalam sapi untuk menghasilkan antibodi yang dapat digunakan manusia untuk membunuh virus mematikan.
Antibodi adalah protein yang dibuat oleh sistem kekebalan tubuh untuk menetralkan bakteri. Antibodi ini mengandung beberapa unsur pantogen yang sangat sulit didapat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam penggabungannya, kromosom manusia akan bekerja lebih dominan sehingga sapi tersebut akan menghasilkan antibodi untuk manusia.
Hasil dari percobaan ini, secara dramatis antibodi yang disuntikan dapat meningkatkan peluang hewan pengerat yang terinfeksi virus untuk tetap hidup. Artinya, antibodi ini dapat mengeliminasi virus yang mematikan tersebut.
"Saya secara pribadi sangat bersemangat untuk ini. Saya berpikir bahwa ini menawarkan potensi untuk perawatan pasien dengan infeksi virus hanta," ujar Greg Mertz, spesialis penyakit menular di University of New Mexico dikutip dari Sciencemag.
Mertz menambahkan dengan hasil percobaan ini, para peneliti akan menemukan pendekatan baru untuk membuat obat bagi penyakit mematikan lain seperti Ebola dan SARS.
Penemuan ini menjadi sebuah tantangan besar sekaligus memberi titik terang pada dunia kesehatan dan ke depannya, para peneliti berharap dapat mengaplikasikan penemuan ini untuk membuat obat dari virus berbahaya lainnya.
"Manfaat potensial masih bergantung pada uji klinis yang menunjukan keamanan dan keefektifan dari antibodi ini. Kami optimis untuk menemukan penangkal virus lain seperti Ebola dan Mers," kata Mertz.