Ketua PANDI Bidang Sosialisasi dan Komunikasi, Sigit Widodo, mengatakan pertumbuhan ini didominasi oleh pendaftaran Domain Tingkat Dua (DTD) co.id dan Domain Tingkat Tinggi (DTT) .id yang populer disebut "Apapun.id" dan telah dipasarkan untuk umum pada 17 Agustus lalu.
“Hingga saat ini sudah hampir 8 ribu nama domain apapun.ID didaftarkan,” ujar Sigit dalam siaran pers yang diterima CNN Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Secara umum kenaikan domain-domain ini menggambarkan perkembangan pemanfaatan internet yang semakin merata di kalangan usaha, sekolah, dan naiknya pemanfaatan internet di wilayah perdesaan,” jelas Sigit.
Namun, tercatat bahwa domain .web.id mengalami penurunan drastis. Dari 26.386 menjadi 24.581 atau turun 1.805 nama domain dalam setahun.
Secara umum, Sigit mengklaim pertumbuhan domain .ID sepanjang 2014 cukup baik dibandingkan negara lain di Asia Pasifik. Pada September 2014, Asosiasi Pengelola Nama Domain se-Asia Pasifik, mencatat domain .ID sebagai domain yang mengalami pertumbuhan tertinggi di kawasan ini.
Pada bulan itu, domain .ID mengalami pertumbuhan sebesar 4 persen, di atas .IR (Iran) sebesar 2,3 persen dan .CN (Tiongkok) sebesar 2,2 persen. (adt/eno)