Kontrak kerja sama Smartfren dengan Nokia dan ZTE sudah ditandatangani dan saat ini dalam proses perencanaan menggelar 4G LTE di sekitar 10 atau 20 kota besar di Indonesia.
Deputy CEO Smartfren Telecom, Djoko Tata Ibrahim, mengatakan bahwa Nokia akan menggarap daerah operasional Smartfren di Sumatera, Jabodetabek, dan Jawa Barat. Sementara ZTE di Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan dan Sulawesi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kementerian Komunikasi dan Informatika telah mengizinkan penyelenggaraan teknologi netral di spektrum 850 MHz dan 2.300 MHz. Teknologi netral memungkinkan sebuah operator menggelar dua teknologi jaringan sekaligus dalam satu rentang spektrum. Dengan demikian, maka Smartfren bisa segera membangun dan mengkomersialkan 4G LTE.
"Targetnya tahun ini. Sedang disiapkan sebaik-baiknya, dan agar kami bisa bersaing lebih hebat dengan operator GSM," tegas Djoko.
Anak usaha Sinar Mas itu juga sedang menyiapkan perangkat ponsel Android seri Andromax yang nantinya mendukung 4G LTE serta CDMA. Menurut Djoko, sekitar Mei atau Juli beberapa ponsel Andromax terbaru sudah mendukung 4G LTE dan CDMA.