"Kita perlu bangun PLTN yang tak hanya memberi daya listrik saja. RDE akan hadir sebagai reaktor multifungsi karena mampu menghasilkan hidrogen yang sangat bagus untuk fertilisasi pupuk," ujar Deputi Bidang Teknologi Energi Nuklir Batan, Taswanda Taryo kepada CNN Indonesia.
Tak hanya menciptakan hidrogen, RDE yang memiliki kapasitas 35.000 MWe itu juga akan mampu membantu proses desalinasi, yakni pemisahan kandungan garam pada air laut agar bisa menjadi air tawar yang bisa dikonsumsi masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan hasil kajian teknologi, reaktor yang akan digunakan RDE adalah tipe High Temperature Gas Cooled Reactor (HTGR). HTGR dinilai sebagai reaktor inovatif yang menguntungkan dari sisi ekonomi, keselamatan, infrastruktur, serta proteksi fisik, lingkungan, dan limbah.
"Kita harus mulai dari sekarang supaya tak kalah dari negara lain," kata Taswanda sambil tersenyum.
Pembangunan RDE akan dimulai dari tahun 2015 hingga 2019, di mana pada 2020 diharapkan RDE sudah bisa mulai digunakan.
Lokasi tapak RDE terletak di dalam Kawasan Puspiptek Serpong, Tangerang Selatan.
(eno)