Dalam sebuah laporan, BlackBerrry mampu mencatatkan keuntungan sebesar US$ 28 juta atau setara Rp 363 miliar. Sementara saham mereka juga naik 3 persen dengan hargam per lembarnya US$0.05
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fakta pahit yang harus mereka terima ada, BlackBerry hanya mampu menjual 1,3 juta unit di di kuartal terakhir. Jauh dibandingkan dengan iPhone yang sudah terjual 74 juta sampai Desember 2014 lalu. Demikian yang dikutip dari Mashable.
Ya, memang apapun sudah dilakukan oleh BlackBerry. Termasuk saat meluncurkan BlackBerry Classic, yang mengembalikan fitur trackpad di OS BlackBerry 10.
Di ajang Mobile World Congress (MWC) 2015 di Barcelona, Spanyol, BlackBerry mengumumkan BlackBerry Leap dan rencana menghadirkan BlackBerry dengan layar melengkung seperti Samsung Galaxy S6 Edge. (tyo/tyo)